Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta

SAMBUTAN KAPOLDA DI.YOGYAKARTA DALAM RANGKA LAUNCHING PENGGELARAN BHABINKAMTIBMAS SE-JAJARAN POLDA D.I. YOGYAKARTA download pdf


SAMBUTAN KAPOLDA DI.YOGYAKARTA

DALAM RANGKA LAUNCHING PENGGELARAN BHABINKAMTIBMAS

SE-JAJARAN POLDA DI. YOGYAKARTA

TANGGAL, 25 JANUARI 2012

 

ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.

SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEMUA

YANG SAYA HORMATI :

  • GUBERNUR DAERAH D.I. YOGYAKARTA, YANG DALAM HAL INI DIWAKILI OLEH WAKIL GUBERNUR SRI PADUKA PAKUALAM IX.
  • SEGENAP UNSUR FORUM KOORDINASI
  • PIMPINAN DAERAH PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA MAUPUN KABUPATEN / KOTA  BESERTA SELURUH JAJARANNYA
  • WAKAPOLDA DAERAH D.I.YOGYAKARTA
  • PARA PEJABAT UTAMA DAN PARA KASATWIL JAJARAN  POLDA D.I.YOGYAKARTA.
  • YANG SAYA CINTAI DAN SAYA BANGGAKAN PARA BHABINKAMTIBMAS  SE-JAJARAN POLDA   D.I.YOGYAKARTA SERTA HADIRIN SEKALIAN YANG BERBAHAGIA

SEBAGAI UMAT YANG BERAGAMA, TIDAK BERLEBIHAN APABILA SAYA MENGAJAK BAPAK, IBU DAN SAUDARA-SAUDARA SEKALIAN UNTUK BERSAMA-SAMA MEMANJATKAN PUJI DAN SYUKUR KEHADIRAT ALLAH SWT TUHAN YANG MAHA ESA, KARENA ATAS SEGALA LIMPAHAN RAHMAT DAN KARUNIANYA YANG TELAH DIBERIKAN KEPADA KITA, SEHINGGA SAAT INI KITA DAPAT BERKUMPUL DI TEMPAT INI  DALAM RANGKA MELAKSANAKAN APEL PENGGELARAN PETUGAS BHABINKAMTIBMAS DI SELURUH PELOSOK DESA DIWILAYAH HUKUM POLDA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

HADIRIN SEKALIAN YANG BERBAHAGIA

PADA KESEMPATAN YANG BAIK INI, SELAKU KAPOLDA SAYA INGIN MEMBERIKAN APRESIASI DAN PENGHARGAAN KEPADA DIR BINMAS POLDA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BESERTA SELURUH STAF YANG TELAH MENYELENGGARAKAN KEGIATAN INI SEBAGAI TINDAK LANJUT DARI KEBIJAKAN PIMPINAN POLRI ATAS PELAKSANAAN TUGAS PEMBINAAN MASYARAKAT PASCA IMPLEMENTASI RESTRUKTURI-SASI ORGANISASI POLRI YANG DIGULIRKAN TAHUN LALU. SEKALIGUS MERUPAKAN MOMENTUM YANG SANGAT PENTING UNTUK MEWUJUDKAN UPAYA KITA DALAM MENGINTENSIFKAN PELAKSANAAN PROGRAM PEMBANGUNAN KEMITRAAN (PARTNERSHIP BUILDING) KHUSUSNYA DIJAJARAN PROVENSI DAERAH D.I. YOGYAKARTA.

MEMBANGUN KEMITRAAN MERUPAKAN PROGRAM KEDUA DARI TIGA PROGRAM MAKRO POLRI YANG TELAH DICANANGKAN DALAM GRAND STRATEGI POLRI 2005-2025, HAL INI JUGA MERUPAKAN KESINAMBUNGAN DAN KEBERLANJUTAN DARI PROGRAM YANG PERTAMA, YAITU MEMBANGUN KEPERCAYAAN MASYARAKAT (TRUST BUILDING).

PESERTA UPACARA YANG BERBAHAGIA

SEBAGAIMANA KITA MAKLUMI BERSAMA, BAHWA LINGKUP TUGAS POKOK POLRI YANG BERSIFAT UNIVERSAL YAITU TUGAS PRE EMTIF, PREVENTIF DAN PENEGAKAN HUKUM ATAU REPRESIF. DISAMPING ITU DALAM MELAKSANAKAN TUGAS POKOK TERSEBUT ADA PANDANGAN BAHWA GAMBARAN TENTANG MANTAPNYA KEBERHASILAN TUGAS-TUGAS POLRI SELALU DIUKUR DENGAN BANYAKNYA ORANG YANG DIMASUKAN KEDALAM PENJARA. SEBENARNYA ANGGAPAN TERSEBUT TIDAK BENAR, KARENA DALAM PELAKSANAAN POLRI SELALU MENERAPKAN METODE DENGAN PRINSIP BAHWA MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENYEMBUHKAN. SEHINGGA DALAM MELAKSANAKAN TUGASNYA POLRI LEBIH MENGUTAMAKAN PENDEKATAN PELAYANAN DARI PADA PENDEKATAN KEKUASAAN, YANG ARTINYA POLRI TIDAK SENANG DAN TIDAK BANGGA APABILA MEMENJARAKAN MASYARAKATNYA TETAPI POLRI AKAN LEBIH SENANG MEMBERIKAN PELAYANAN, POLRI LEBIH SENANG MENGUTAMAKAN  TINDAKAN TINDAKAN PENCEGAHAN YANG SIFATNYA MEMBINA DAN MEMBIMBING MASYARAKAT AGAR MEREKA TERHINDAR DARI KEJAHATAN, BAIK SEBAGAI PELAKU MAUPUN SEBAGAI KORBAN.

KEGIATAN-KEGIATAN MEMBIMIBING DAN MEMBINA MASYRAKAT TERSEBUT SUDAH DIRASAKAN MANFAATNYA OLEH MASYARAKAT, SEHINGGA MERUPAKAN FUNGSI TERSENDIRI (PRE-EMTIF) DISAMPING TUGAS PREVENTIF DAN PENEGAKAN HUKUM YANG DALAM LINGKUP TUGAS POLRI YANG DIEMBAN OLEH FUNGSI BINMAS.

SESUNGGUHNYA FUNGSI DAN PERAN BINMAS POLRI SEBAGAI FUNGSI PREEMTIF ITU MENEMPATI POSISI YANG SANGAT PENTING DAN STRATEGIS DALAM TUBUH POLRI. SEBAGAI FUNGSI  PRE-EMTIF YANG BERTUGAS MEMBINA MASYARAKAT UNTUK MENGGALI DAN MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT, KESADARAN HUKUM MASYARAKAT SERTA KETAATAN WARGA MASYARAKAT TERHADAP HUKUM DAN BERBAGAI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN,  DIMANA FUNGSI PRE EMTIF TERSEBUT KEBERADAANNYA TERLETAK DI LINI PALING DEPAN DARI SISTEM PENGEMBAN TUGAS POKOK POLRI, YAITU UNTUK MENANGKAL SUMBER-SUMBER KERAWANAN DAN POTENSI GANGGUAN KAMTIBMAS AGAR TIDAK BERKEMBANG MENJADI AMBANG GANGGUAN DAN GANGGUAN NYATA YANG DAPAT BERPENGARUH TERHADAP SITUASI KAMTIBMAS.

DARI PRESPEKTIF PERAN PETUGAS POLRI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT, MAKA FUNGSI PRE-EMTIF SESUNGGUHNYA SANGAT MULIA, SEBAB PENUGASAN YANG DIEMBAN TERKAIT DENGAN AJAKAN UNTUK BERBUAT KEBAIKAN DAN MENJAUHI PELANGGARAN SESUAI DENGAN ATURAN HUKUM YANG BERLAKU (AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR).

KEMUDIAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF KEPOLISIAN PRE-EMTIF YANG SALAH SATU PENGEMBANNYA ADALAH FUNGSI BINMAS DAN  SEBAGAI GARDA TERDEPANNYA ADALAH BHAYANGKARA PEMBINA KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT ATAU BHABINKAMTIBMAS, OLEH KARENA ITU APABILA TERJADI KASUS DI DALAM MASYARAKAT, MAKA OPTIMALISASI PERAN BHABINKAMTIBMAS MERUPAKAN UPAYA YANG PERLU DILAKUKAN DENGAN POLA PENUGASAN YANG DISESUAIKAN DENGAN KARAKTERISTIK DAN SOSAL KULTUR MASYARAKAT SESUAI KEARIFAN LOKAL, TANPA MENGESAMPINGKAN ASPEK HUKUM YANG HARUS DITEGAKKAN MELALUI MUSYAWARAH.

(NANTI DALAM PELAKSANAANNYA PARA BHABINKAMTIBMAS INI AKAN DITEMPATKAN DISETIAP DESA DI SELURUH WILAYAH DIY DENGAN POKOK 5:1  5 HARI DIDESA DAN 1 HARI DI KANTOR DENGAN TUGAS ANTARALAIN MEMBENTUK FMD ATAU FORUM MUSYAWARAH DESA) DENGAN MELIBATKAN PEJABAT STRUKTURAL KEAMANAN DESA, TOKOH MASYARAKAT, TOKOH AGAMA  YANG ADA DI DESA TERSEBUT DAN BERTUGAS UNTUK MELAKSANAKAN MUSYAWARAH APABILA DI DESA TERSEBUT ADA PERMASALAHAN SOSIAL YANG KECIL SIFATNYA DAN CUKUP DISELESAIKAN DITINGKAT DESA. OLEH KARENA ITU KEMAMPUAN MENGOLAH INFORMASI, KEMAMPUAN MEMBANGUN KEMITRAAN DAN KEPEKAAN TERHADAP GEJALA MAUPUN PERSOALAN YANG AKAN DAN SEDANG MUNCUL DI MASYARAKAT PERLU DIMILIKI OLEH SETIAP PETUGAS BHABINKAMTIBMAS, SEHINGGA KASUS-KASUS KECIL TIDAK SELALU HARUS DISELESAIKAN MELALUI JALUR HUKUM FORMAL, SEHINGGA TIDAK BERKEMBANG MENJADI KASUS BESAR DAN HEBOH SEPERTI KASUS SANDAL JEPIT, KASUS COKLAT, DAN LAIN-LAIN.

UNTUK ITU SAYA PERINTAHKAN KEPADA PARA BHABINKAMTIBMAS KETAHUI, PEDOMANI DAN CERMATI POLA-POLA PENUGASAN DAN ANTISIPASI YANG TEPAT DALAM HAL MEMBERIKAN PELAYANAN DI LINGKUNGAN DIDESA PENUGASAN SAUDARA-SAUDARA SEKALIAN BERSAMA-SAMA DENGAN APARAT PEMBINA DESA / KELURAHAN YANG ADA UNTUK MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF DENGAN MEMPERHATIKAN KEARIFAN LOKAL.

SELANJUTNYA DALAM PELAKSANAAN SAMBANG DESA, PERLUNYA MEMILIKI CONTACT PERSON DENGAN PARA TOKOH MASYARAKAT, TOKOH AGAMA MAUPUN TOKOH ADAT YANG ADA DI TENGAH-TENGAH MASYARAKAT, BERSAMA-SAMA DENGAN KEPALA DESA ATAU LURAH BERDAYAKAN POS-POS KAMLING, GERAKKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM RANGKA MEMELIHARA KAMTIBMAS, GIATKAN HIMBAUAN-HIMBAUAN KAMTIBMAS, PERLUNYA WAJIB LAPOR 1 KALI 24 JAM.

DENGAN TERBANGUNNYA KEMITRAAN YANG BENAR DI SEMUA UNSUR LAPISAN MASYARAKAT, MAKA MASYARAKAT AKAN SEMAKIN MERASA AMAN, NYAMAN DAN TENTERAM, SEHINGGA DAPAT MENDORONG SEMANGAT BERAKTIFITAS DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAANNYA.

OLEH KARENA ITU PADA KESEMPATAN YANG BAIK INI, KAMI MOHON KEPADA BAPAK GUBERNUR DAERAH D.I.YOGYAKARTA UNTUK BERKENAN MEMBERIKAN SAMBUTAN SEKALIGUS MELAUNCHING PENGGELARAN PETUGAS BHABINKAMTIBMAS  DESA / KELURAHAN DI SELURUH WILAYAH DAERAH D.I.YOGYAKARTA.

DEMIKIAN SAMBUTAN SAYA, SEMOGA TUHAN YANG MAHA ESA ALLAH S.W.T. SENANTIASA MEMBERIKAN BIMBINGAN, PETUNJUK DAN PERLINDUNGAN KEPADA KITA SEMUA, DALAM MENGABDIKAN DIRI KEPADA MASYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA.

SEKIAN DAN TERIMA KASIH

WASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.

YOGYAKARTA,  25 JANUARI 2012

KEPALA KEPOLISIAN DAERAH DI. YOGYAKARTA

 

 

Drs. TJUK BASUKI, M Si

BRIGADIR JENDERAL POLISI

 

« kembali