Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta

Berapa sih tarif pinjam rawat barang bukti ?


Mau tanya pak kenapa tarif pinjam rawat barang bukti di setiap polsek berbeda? ada yang murah dan ada yang mahal, apakah memang tidak ada standarnya ? apakah tidak ditulis jelas di papan pengumuman sehingga korban seperti kami bisa tahu? bukankah sekarang polri mengedepankan transparansi ?nPadahal kami warga yang menjadi korban sudah mengeluarkan banyak biaya untuk operasional polisi ketika mengejar barang bukti tsb yang berupa mobil (termasuk kendaraan, bensin, makan, rokok dll yang kalau dihitung sudah diangka 1 jt lebih), setelah barang bukti ada di polsek, dan tarif sudah ditentukan dari sana dan tarifnya lebih mahal dari tarif dari polsek lain......maaf saya belum bs memberikan nama polseknya karena saya takut barang bukti saya dirusak oleh oknum polisi yang ada disananTerusterang kalau seperti ini, saya jadi kapok lapor ke polisi.....

Tanggapan :
terimakasih atas pengaduan bapak / ibu yang telah disampaikan kepada polri betul, sesuai perkap nomor 10 tahun 2010 perlu dijelaskan bahwa :
1. barang bukti yang disita dan disimpan di tempat khusus hanya dapat dipinjam pakai kepada pemilik/ pihak yang berhak.
2. prosedur pinjam pakai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur sebagai berikut :
a. pemilik/ pihak yang berhak mengajukan permohonan kepada atasan penyidik,
b. atasan peyidik melakukan penilaian dan pertimbangan untuk menolak / mengabulkan permohonan tersebut,
c. setelah permohonan dikabulkan, atasan penyidik membuat rekomendasi kepada ketua pejabat pengelola barang bukti.
Atasan penyidik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) adalah :
a. para dir bareskrim polri, dir polair polri dan dir lantas polri pada tingkat mabes polri,
b. para dir reskrim/narkoba/polair/lantas pada tingkat polda,
c. para kapolwil/kapolwiltabes pada tingkat polwil/polwiltabes,
d. para kapoltabes/kapolres/tro/ta pada tingkat poltabes/polres/tro/ta dan,
e. para kapolres/tro/ta tingkat polsektro/ta.
penilaian dan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 23 ayat (2) huruf b, didasarkan atas :
a. bukti kepemilikan barang bukti yang sah,
b. kesediaan untuk merawat dan tidak mengubah bentuk, wujud dan warna barang bukti,
c. kesediaan untuk menghadirkan barang bukti bila diperlukan sewaktu-waktu, dan kesediaan untuk memindahtangankan barang bukti kepada pihak lain.

Oleh: Bid. Humas



« kembali