Polres Sleman Inisiasi Pembangunan Monumen 5 Pilar Keselamatan Lalu Lintas Pertama di Indonesia

POLRES SLEMAN – Bertepatan dengan momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke- 64, Polres Sleman bersama Pemkab Sleman, meresmikan pembangunan Monumen 5 Pilar di Sisi utara Lapangan Denggung, Sleman, Minggu (22/09/2019)

Peresmian ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo., MSi, Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah, SH., SIK dan Kepala pusat study transportasi dan logistik UGM Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono,ST.MT,IPU

Menurut Kapolres Sleman, keberadaan monumen tersebut merupakan salah satu momen paling bersejarah dalam peringatan Hari Lalu Lintas Nasional. Sehingga dengan adanya monumen ini masyarakat tertib berlalu lintas.

“Monumen Keselamatan ini baru pertama ada di Indonesia, dan dibangun di Sleman. Tujuanya agar masyarakat tertib lalu lintas,” terangnya

Monumen Keselamatan ini juga menjadi simbol sinergi antara 5 pilar atau instansi. Kelimanya adalah Polres Sleman, DPUPKP Sleman, Dinas Kesehatan Sleman, Dishub Sleman, dan Diskominfo Sleman.

Kapolres Sleman mengajak peringatan hari lalulintas Bhayangkara ini sebagai momentum untuk terus meningkatkan kinerja. Segera evaluasi terhadap permasalahan dan kendala yang dihadapi saat melaksanakan tugas.

“Saya berpesan untuk terus kembangkan kapasitas sumber daya manusia, serta tingkatkan pengetahuan, pelatihan dan keterampilan,” tandasnya.
Sementara itu Bupati Sleman Sri Purnomo memberi apresiasi penuh terhadap pembangunan monumen tersebut. Ia mengatakan Monumen Keselamatan bisa jadi simbol pengingat bagi masyarakat.

“Harus diingat bahwa keselamatan lalu lintas itu jadi tanggung jawab kita bersama. Upayakan untuk terus berhati-hati dalam berkendara, sayangi nyawa kita dan hindari musibah kecelakaan di jalan raya,” ujar Sri Purnomo.

Sementara itu Kepala pusat study transportasi dan logistik UGM Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono,ST.MT,IPU mengajak untuk bersama sama membangun sebuah paradigma baru bahwa mencegah kecelakaan bukan tanggung jawab Polri saja namun tanggungjawab kita bersama. Tugas kita bersama adalah mengurangi dan mencegah terjadinya kecelakaan.

Ia juga juga berterimakasih kepada Polres Sleman atas kreasi yang inovatif, proaktif serta reaktif untuk segera mencari solusi. Saya berharap Polisi akan tetap bersama kita, hadir bersama masyarakat di jalan untuk mewujudkan transportasi jalan yang beradab dan taat hukum.

Usai peletakan batu pertama, acara dilanjutkan dengan seremoni peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara bertajuk Sleman Road Safety di pelataran Sleman City Hall (SCH). Berbagai kegiatan ditampilkan dalam acara ini.

Salah satunya dengan meluncurkan aplikasi elektronik Road Safety Partnership Action (RSPA), oleh Kasat Lantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko. Melalui aplikasi ini masyarakat bisa mengetahui info mengenai lalu lintas.

Aplikasi ini bisa diunduh di play store dengan kata kunci ‘Sleman Road Safety’. Dengan aplikasi ini masyarakat bisa melihat jalan macet, termasuk penanganan kasus kecelakaan secara terpadu dan mempercepat penanganannya.

 

Shares
error: Content is protected !!