Rembug Bareng Polisi (RBP) dan Sarasehan Kapolres Sleman Dengan Mahasiswa

POLRES SLEMAN – Guna menggali permasalahan yang terjadi di kalangan mahasiswa serta dapat duduk bersama untuk mencari penyelesaian dan solusi sehingga akan terciptanya situasi yang kondusif dengan strategi penerapan Perpolisian masyarakat (Polmas) yaitu cepat, dekat dan bersahabat, Polres Sleman menggelar Rembug Bareng Polisi.

Rembug Bareng Polisi (RBP) merupakan sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan menjalin komunikasi dengan elemen masyarakat utamanya kaum mahasiswa karena dengan komunikasi yang baik situasi Kamtibmas dapat terjaga dengan baik apabila antara aparat dengan mahasiswa dapat saling bermitra dan berkomunikasi dengan baik.

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah, SH., S.IK menyampaikan gambaran situasi kamtibmas secara umum di wilayah Kabupaten Sleman. Terkait aksi unjuk rasa dibeberapa tempat di pulau Jawa terjadi bentrok namun di wilayah Yogyakarta kita patut bersyukur sampai saat ini unjuk rasa berjalan damai dan tertib berkat kerjasama masyarakat dan dari pihak mahasiswa yang tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak  bertanggungjawab.

“Kita semua sama dan bersaudara hanya beda profesi, jadi jangan segan segan untuk meminta bantuan kepada Polisi” terang Kapolres Sleman

Perlu kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Sleman merupakan miniaturnya Indonesia sehingga menimbulkan potensi kerawanan yang sangat tinggi mengingat wilayah hukum Polres Sleman merupakan barometer situasi Kamtibmas di provinsi Yogyakarta. Banyaknya universitas di wilayah Kabupaten Sleman menjadikan tingkat kerawanan di kalangan mahasiswa utamanya yang tinggal di kost dan rumah kontrakan. Hal ini bisa mengakibatkan maraknya pergaulan bebas, peredaran miras dan Narkoba di kalangan mahasiswa.

“Adik adik mahasiswa ini adalah generasi penerus bangsa yang tugasnya adalah belajar. Masa depan bangsa Indonesia sangatlah ditentukan oleh para generasi muda” urainya

Kegiatan dilanjutkan sesi dialog tanya jawab yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa yang dijawab secara langsung oleh Kapolres Sleman terkait pelayanan pembuatan SIM dan SKCK.

Kapolres Sleman berharap setelah rembugan ini dapat terwujudnya kemitraan antara Polri dengan mahasiswa yang mampu mengidentifikasi akar permasalahan, menganalisa, menetapkan prioritas tindakan, mengevaluasi efektifitas tindakan dalam rangka memelihara keamanan, ketertiban dan ketenteraman masyarakat serta peningkatan kualitas hidup. (hRy)

Shares
error: Content is protected !!