Sepasang Suami Istri Gelapkan Tujuh Mobil Rental

POLRES SLEMAN – Melalui konferensi pers yang disampaikan Waka Polres Sleman Kompol M.Kasim Akbar Bantilan, SIK., MM didampingi Kasat reskrim AKP Rudi Prabowo, SIK menjelaskan bahwa Sat Reskrim Polres Sleman berhasil menangkap sepasang suami istri berinisial ST (40) warga Gondomanan, Yogya dan P (36) warga Klaten. Keduanya ditangkap di rumah masing-masing lantaran menggelapkan sedikitnya 7 mobil rental. Selasa (22/10/2019)

Sedangkan korban merupakan seorang pengusaha mobil rental. Modus pelaku yakni dengan menyewa mobil rental bulanan. Setelah mobil didapat kemudian digadai dengan harga murah sekitar Rp 25 juta.

Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku mempunyai peran masing-masing, di mana pelaku ST yang mencari tempat rental. Sedangkan suaminya berpura-pura sebagai pengusaha yang sedang mencari mobil rental.

Setelah korban yakin dengan bujuk rayu pelaku ST, keduanya lantas membawa mobil rental setelah sebelumnya terjadi kesepakatan harga. Dalam transaksinya para pelaku ini menggunakan sistem pembayaran selama satu bulan.

Begitu mobil di tangan, langsung digadaikan kepada seseorang di Yogya dan Klaten dengan harga di bawah pasaran. Uang hasil gadai mobil digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar biaya rental mobil.

Sat Reskrim Polres Sleman masih dalami keterlibatan para penadah mobil dalam kasus ini. Dalam melakukan aksinya pelaku setidaknya sudah menggelapkan tujuh mobil rental.

Awalnya korban merasa curiga karena sudah jatuh tempo waktu pengembalian, pelaku selalu ingin memperpanjang. Setelah ditanyakan oleh pelaku ternyata mobil telah digadai.

Wakapolres Sleman Kompol M.Kasim Akbar Bantilan, SIK., MM mengimbau pada pemilik usaha rental untuk lebih waspada. Mereka diminta untuk lebih selektif dan cerdas dalam memilih konsumen, agar tidak menjadi korban penipuan.

Guna mempertanggungjawabkan atas perbuatannya, kini kedua pelaku harus mendekam di sel tahanan Polres Sleman.

dan dijerat dengan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Shares
error: Content is protected !!