humaspolresbantuldiy@gmail.com 085600479110

Kecelakaan Maut di Pleret, Satu Pelajar Meninggal Dunia

25 Jan 2026    16:30

Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Imogiri Timur, tepat di depan SMP Negeri 1 Pleret, Bantul pada Minggu (25/1/2026), pukul 02.30 WIB.

Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil Pick Up Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi AB 8813 BF dan sebuah sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi AB 2281 TR.

Akibat kejadian ini, seorang pelajar bernama Argo Pangestu (14), warga Wonokromo, Pleret, Bantul, meninggal dunia setelah mengalami cidera kepala berat. Dua pelajar lainnya, Muhammad Nadzif (15), warga Ponggok, Patuk, Gunung Kidul, mengalami cidera kepala berat dan patah tulang paha kaki kiri, serta Khadiq Almada (14), warga Wonokromo, Pleret, Bantul, mengalami memar pada pelipis sebelah kiri. Ketiga korban dilarikan ke RSUD Panembahan Senopati Bantul.

Pengemudi Pick Up Daihatsu Grandmax, Syaifrudin Mustofa (30), warga Sumberagung, Jetis, Bantul, tidak mengalami luka dalam kejadian ini.

Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

"Kecelakaan bermula ketika mobil Pick Up Daihatsu Grandmax melaju dari arah utara ke selatan dan hendak berbelok ke kanan dengan memberikan isyarat lampu sein. Pada saat bersamaan, dari arah belakang, sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai tiga orang pelajar melaju dengan kecepatan tinggi dan berusaha menyalip dari sisi kanan," ujarnya.

"Karena kurangnya konsentrasi dan ruang yang sempit, sepeda motor tersebut menabrak pojok depan kanan mobil Pick Up, menyebabkan pengendara sepeda motor kehilangan kendali dan menabrak tembok di pinggir jalan," lanjutnya.

Akibat kecelakaan ini, mobil Pick Up Daihatsu Grandmax mengalami kerusakan pada bodi pojok kanan, ban dan velg pecah, serta bemper depan rusak. Sementara itu, sepeda motor Honda Scoopy mengalami kerusakan parah pada bodi depan. Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 2 juta.

Terkait kejadian tersebut, Kasi Humas Polres Bantul juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para remaja, untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara.

"Jangan berkendara dengan kecepatan tinggi, selalu gunakan helm SNI, dan pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik. Hindari berkendara bertiga atau lebih, karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain," tegasnya.

Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Bantul untuk penyelidikan lebih lanjut.


Tribrata News Terkait

Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini