Laka Lantas di Jalan Parangtritis: Pesepeda Tewas Usai Bertabrakan dengan Xpander
26 Jan 2026 13:32
Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit mobil Mitsubishi Xpander dan sebuah sepeda ayun terjadi di Jalan Parangtritis, tepatnya di Dusun Sruwuh, Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Senin (26/1/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.Kecelakaan ini melibatkan mobil Mitsubishi Xpander dengan nomor polisi AD 1747 TO yang dikemudikan oleh RAM (43), seorang warga Serang yang berdomisili di Bangunharjo, Sewon. Sementara itu, pengendara sepeda ayun berinisial S (44), merupakan warga Bambanglipuro, Bantul.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), insiden bermula saat mobil Mitsubishi Xpander melaju dari arah selatan menuju ke utara. Di saat yang bersamaan, pesepeda datang dari arah berlawanan dan bermaksud untuk berbelok ke arah barat.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi bahwa kecelakaan terjadi secara mendadak.
"Sepeda ayun hendak berbelok ke arah barat saat mobil melaju dari arah berlawanan, sehingga pengemudi tidak sempat menghindar," jelas Iptu Rita.
Korban dan Kerusakan
Akibat benturan keras tersebut, korban S mengalami cedera kepala berat. Meski sempat dievakuasi, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Dua orang saksi di lokasi kejadian, yakni MF (42) warga Kretek dan S (25) warga Jetis, telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Terkait kerugian materiil, kondisi kendaraan dilaporkan sebagai berikut:
Mobil Mitsubishi Xpander: Kaca depan pecah dan kap mesin bagian depan ringsek.
Sepeda Ayun: Mengalami kerusakan parah pada bagian rangka.
Estimasi Kerugian: Diperkirakan mencapai Rp200.000.
Imbauan Kepolisian
Menindaklanjuti kejadian ini, Polres Bantul mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di pagi hari.
"Kami meminta pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi aman sebelum memutuskan untuk berbelok atau menyeberang jalan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang fatal," tutup Iptu Rita.
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
