Lansia Ditemukan Meninggal Mendadak di Ladang Piyungan, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
4 Feb 2026 13:39
Seorang buruh tani berinisial S (70), warga Kembang Sari, Srimartani, Piyungan, ditemukan meninggal dunia secara mendadak saat sedang bekerja di ladang miliknya di Dusun Wanujoyo Lor, Srimartani, Piyungan, Bantul, pada Selasa (03/01/2026) siang.Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya sendiri, Waniyem, yang hendak mengajak korban pulang untuk makan siang.
Menurut keterangan Iptu Rita, sebelum kejadian, korban diketahui sempat mengeluhkan gejala sesak napas dalam tiga hari terakhir. Namun, pada Selasa pagi, korban tetap memaksakan diri untuk bekerja mencangkul di ladang yang terletak di belakang rumah.
"Sekitar pukul 12.30 WIB, istri korban pulang bekerja dan melihat suaminya masih mencangkul. Saksi kemudian masuk ke rumah untuk memasak. Setelah masakan matang, saksi kembali ke ladang untuk memanggil korban, namun mendapati korban sudah dalam posisi tengkurap dan tidak bergerak," ujar Iptu Rita.
Melihat kondisi tersebut, saksi yang panik segera menghubungi Dukuh setempat, Ari Muntoha (40), yang kemudian meneruskan laporan ke Polsek Piyungan. Petugas gabungan piket fungsi Polsek Piyungan bersama tim medis dari Puskesmas Piyungan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan medis.
Pemeriksaan luar dilakukan oleh dr. Kurnia dari Puskesmas Piyungan. Dari hasil diagnosa di lokasi, petugas menyatakan bahwa:
Tubuh korban sudah dalam keadaan kaku dan dingin.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Korban diduga kuat meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang menurun (sesak napas).
Keluarga Menerima Sebagai Musibah
Atas kejadian ini, pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah murni dan keberatan untuk dilakukan autopsi.
"Pihak keluarga sudah mengikhlaskan dan menerima bahwa ini adalah musibah. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman di rumah duka Kembang Sari," pungkas Iptu Rita.
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
