Modus 'Petugas Pertamina' Gadungan Berakhir di Jeruji Besi, Polsek Bambanglipuro Ringkus Pencuri Spesialis Tabung Gas
23 Jan 2026 14:41
Jagat maya, khususnya platform X, sempat digegerkan oleh unggahan akun @Merapi_Uncover mengenai aksi pencurian tabung gas di wilayah Mulyodadi, Bambanglipuro. Tak butuh waktu lama, jajaran kepolisian bergerak cepat merespons keresahan warga dan berhasil meringkus terduga pelaku pada Jumat (23/1/2026).Pelaku yang diketahui berinisial MR (47), warga Pundong, Bantul, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah aksi penyamarannya terbongkar oleh warga.
Aksi terakhir MR terjadi pada Jumat siang, sekitar pukul 11.30 WIB. Pelaku mendatangi kediaman seorang lansia berinisial N (70) di Dusun Gambuhan, Mulyodadi. Menggunakan sepeda motor Honda Vario hitam dengan pelat nomor palsu (AB 5325 PK), pelaku mencoba manuver baru dengan menjanjikan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).
"Pelaku masuk ke dapur dan berdalih bahwa tabung gas milik korban sudah kedaluwarsa dan harus dibawa untuk diganti esok hari," jelas Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto.
Beruntung, korban sempat menolak. Kecurigaan warga sekitar yang mendengar percakapan tersebut berujung pada pengepungan. Pelaku akhirnya diamankan massa sebelum akhirnya diserahkan ke unit Reskrim Polsek Bambanglipuro.
Sebelumnya, MR sempat viral karena aksinya di Dusun Gayaman pada Selasa (20/1). Berdasarkan laporan yang masuk, pelaku menggunakan skenario yang cukup meyakinkan:
Ia berpura-pura mencari alamat dan meminta minum kepada korban. Pelaku juga mengaku sebagai petugas resmi Pertamina yang sedang melakukan inspeksi rutin.
Pelaku lalu melakukan intimidasi halus dengan menyebut tabung gas korban berbahaya atau kedaluwarsa agar korban bersedia menyerahkannya untuk "ditukar" dengan yang baru.
"Pelaku memiliki ciri-ciri yang sangat identik dengan rekaman CCTV yang beredar; berperawakan sedang, rambut lurus, dan mengenakan jaket abu-abu," tambah Iptu Rita.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa MR bukan pemain baru. Polisi mengidentifikasi setidaknya ada empat korban lain di wilayah Sumbermulyo dan Mulyodadi yang mengalami nasib serupa dengan ciri pelaku yang sama.
Pihak kepolisian kini tengah melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau tempat kejadian perkara (TKP) lain di luar wilayah Bambanglipuro.
Atas kejadian ini, Polres Bantul meminta masyarakat untuk lebih selektif dan berani menanyakan surat tugas kepada siapapun yang mengaku sebagai petugas instansi.
"Kami mengapresiasi keberanian warga dalam memberikan informasi, namun kami tegaskan agar masyarakat tidak main hakim sendiri. Segera laporkan dan serahkan kepada pihak berwajib jika berhasil mengamankan pelaku tindak pidana," tegas Iptu Rita.
Bagi warga yang merasa pernah menjadi korban dengan modus serupa, diharapkan segera melapor ke Polsek Bambanglipuro atau Polres Bantul guna memperkuat proses hukum terhadap tersangka.
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
