humaspolresbantuldiy@gmail.com 085600479110

Pencuri Sasar Warung Makan di Palbapang, 16 Tabung Gas Elpiji Raib

19 Jan 2026    14:59

Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) menyasar sebuah ruko warung makan di Jalan KH. Wahid Hasyim, Karasan, Palbapang, Bantul pada Minggu (18/01/2026) sore. Sebanyak 16 tabung gas ukuran 3 kg milik korban berinisial H (51) dilaporkan hilang digondol pencuri.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, aksi pencurian ini diduga dilakukan dengan cara merusak dinding GRC penutup warung untuk mendapatkan akses masuk.
Kronologi Kejadian

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh saksi Iswanto (40), seorang karyawan warung, sekitar pukul 15.30 WIB saat hendak membuka warung.

"Saksi merasa curiga karena melihat sebuah kursi berpindah tempat ke depan warung bakmi. Selain itu, kran air di bagian belakang ruko ditemukan dalam kondisi terus mengalir," ujar Iptu Rita Hidayanto saat memberikan keterangan.

Merasa ada yang tidak beres, saksi kemudian mengecek ke dalam dapur warung Lesehan Pecel Lele dan mendapati 4 tabung gas sudah hilang. Tak berselang lama, saksi lain bernama Oktaviani tiba di lokasi dan melakukan pengecekan di unit warung Bakmi Jawa yang berada tepat di sebelah utara. Melalui jendela, ia melihat tabung-tabung gas di dalam warung tersebut juga sudah raib dari tempat asalnya.
Total Kerugian

Setelah dilakukan inventarisir, korban melaporkan kehilangan total 16 tabung gas 3 kg. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 2.400.000,- (dua juta empat ratus ribu rupiah).

Sebagai informasi, korban diketahui menyewa dua unit ruko tersebut. Warung Bakmi Jawa sudah ditempati selama 3 tahun, sementara warung Lesehan Pecel Lele baru disewa selama kurang lebih 2 bulan.
Langkah Kepolisian

Pihak korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Bantul pada pukul 17.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket fungsi Polsek Bantul langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Saat ini identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan (lidik). Kami mengimbau kepada para pemilik usaha untuk lebih waspada dan meningkatkan pengamanan pada bangunan ruko, terutama pada bagian-bagian yang rentan dirusak," tutup Iptu Rita.


Tribrata News Terkait

Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini