humaspolresbantuldiy@gmail.com 085600479110

Polisi Amankan Motor Aerox dan Dua Celurit di Jetis Bantul, Berawal dari Aksi Kejar-kejaran

8 Feb 2026    12:08

Aparat Kepolisian mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox dan dua bilah senjata tajam jenis celurit di Dusun Bungas, Sumberagung, Jetis, Bantul, Minggu (8/2/2026) dini hari. Penemuan ini berawal dari aksi provokasi sekelompok remaja yang membawa senjata tajam di jalan raya.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula sekitar pukul 04.00 WIB di simpang empat Wojo, Sewon, Bantul.

Kejadian berawal saat rombongan saksi yang mengendarai mobil Nissan Grand Livina hendak berbelok ke arah Jalan Imogiri Barat. Tiba-tiba, muncul satu unit sepeda motor Yamaha Aerox yang dikendarai tiga orang (berboncengan tiga) dari arah utara.

"Dua orang yang membonceng kedapatan mengayun-ayunkan senjata tajam jenis celurit ke arah saksi. Selain rombongan mobil, terdapat seorang pengendara motor lain yang juga merasa curiga dan mengikuti kelompok tersebut dari arah kota," ujar Iptu Rita Hidayanto dalam keterangannya, Minggu (8/2/2026).

Melihat aksi membahayakan tersebut, para saksi melakukan pengejaran hingga masuk ke wilayah Dusun Bungas, Sumberagung. Karena kondisi jalan yang becek dan gelap, para pelaku diduga panik dan meninggalkan kendaraan mereka.

Warga sekitar bersama para saksi kemudian menyisir lokasi dengan berjalan kaki. Di lokasi tersebut, ditemukan satu unit Yamaha Aerox warna perak dengan nomor polisi AB 3708 WP dalam kondisi mesin masih menyala, namun para pelaku sudah melarikan diri ke area gelap.

"Di sekitar motor tersebut, ditemukan dua buah senjata tajam jenis celurit. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kendaraan Nissan Grand Livina milik salah satu saksi mengalami goresan pada bagian penutup mesin sebelah kiri akibat persinggungan di jalan," lanjut Rita.

Saat ini, seluruh barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan dua bilah celurit telah diamankan di Mapolsek Jetis. Petugas juga telah meminta keterangan dari enam orang saksi yang berada di lokasi kejadian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Kami masih mendalami identitas pemilik kendaraan dan para pelaku yang melarikan diri. Patroli keamanan akan terus kami tingkatkan, terutama pada jam-jam rawan untuk mencegah aksi kejahatan jalanan," tegas Iptu Rita.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan yang mengganggu ketertiban umum.


Tribrata News Terkait

Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini