Tandon Air Miring di Piyungan Dirobohkan, Polsek Piyungan Turut Gotong Royong Bersihkan Material
7 Jan 2026 13:04
Sebuah reservoir atau bak tandon air di Dusun Mojosari, Srimartani, Piyungan, Bantul, dirobohkan pada Selasa (6/1/2026), karena kondisinya miring dan berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar.Kejadian bermula pada Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, ketika wilayah tersebut diguyur hujan lebat yang menyebabkan tanah bergerak dan retak. Akibatnya, bak tandon air mengalami ambles dan kemiringan yang signifikan.
Karena lokasi tandon air berada dekat dengan rumah warga, timbul kekhawatiran akan potensi robohnya tandon dan menimpa permukiman di sekitarnya. Warga kemudian melaporkan kejadian ini kepada Dukuh Mojosari, yang selanjutnya diteruskan kepada berbagai pihak terkait, termasuk FPRB Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Polsek Piyungan, BPBD Bantul, serta BPBD DIY.
Sebagai respons cepat, evakuasi tahap pertama telah dilaksanakan pada Minggu (4/1/2026). Kemudian, pada Selasa (6/1/2026), dilakukan tahap kedua berupa perobohan bak tandon air. Selanjutnya, warga Dusun Mojosari dan sekitarnya akan bergotong royong membersihkan material sisa perobohan.
Kegiatan evakuasi dan perobohan ini melibatkan berbagai unsur penting, antara lain BPBD DIY, BPBD Kabupaten Bantul, Damkar Piyungan dan Damkar Bantul, Polsek Piyungan, Koramil Piyungan, Pemerintah Kalurahan Srimartani, FPRB Kapanewon dan Kalurahan Srimartani, serta warga masyarakat setempat.
Bak tandon air tersebut merupakan bangunan beton berukuran 2x2 meter dengan tinggi sekitar 2,5 meter. Dugaan kuat, kemiringan tandon disebabkan oleh kondisi tanah yang labil akibat curah hujan yang tinggi. Atas dasar pertimbangan keselamatan, warga sepakat untuk segera merobohkan tandon air tersebut.
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
