Peringatan Hari Bela Negara ke-77, Polres Gunungkidul Teguhkan Semangat Persatuan dan Solidaritas Nasional.
19 Dec 2025 08:46
GUNUNGKIDUL - Jajaran Kepolisian Resor Gunungkidul menggelar upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 dengan khidmat di halaman Mapolres Gunungkidul pada Jumat pagi (19/12/2025).Upacara ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat nasionalisme sekaligus membangkitkan empati terhadap sesama saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakapolres Gunungkidul Kompol Sumanto, S.H., mewakili Kapolres Gunungkidul dan diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polri dan ASN di lingkungan Polres Gunungkidul.
Suasana upacara berlangsung khidmat saat seluruh peserta secara serentak membacakan Ikrar Bela Negara. Pembacaan ikrar ini bukan sekadar seremoni, melainkan janji setia untuk terus menjaga kedaulatan NKRI di tengah dinamika zaman.
Dalam amanat Presiden RI yang dibacakan oleh Kompol Sumanto, ditekankan bahwa tanggal 19 Desember memiliki nilai historis yang sangat dalam. Tanggal ini merujuk pada peristiwa berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948, sebuah titik balik yang menyelamatkan eksistensi Indonesia di mata dunia.
"Peringatan Hari Bela Negara adalah momentum penting untuk meneguhkan komitmen kita dalam menjaga keutuhan bangsa. Kita mengenang perjuangan pahlawan saat mempertahankan kedaulatan melalui PDRI," ujar Kompol Sumanto membacakan amanat Presiden.
Dalam amanat tersebut, Presiden mengingatkan bahwa ketiga wilayah ini memiliki peran sejarah yang luar biasa dalam perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, ujian yang mereka hadapi saat ini merupakan panggilan bagi seluruh elemen bangsa untuk hadir memberikan bantuan.
"Saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra sedang diuji. Bela negara di masa kini tidak hanya soal mengangkat senjata, tetapi juga tentang solidaritas dan kehadiran kita untuk membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan," tambahnya.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakapolres Gunungkidul Kompol Sumanto, S.H., mewakili Kapolres Gunungkidul dan diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polri dan ASN di lingkungan Polres Gunungkidul.
Suasana upacara berlangsung khidmat saat seluruh peserta secara serentak membacakan Ikrar Bela Negara. Pembacaan ikrar ini bukan sekadar seremoni, melainkan janji setia untuk terus menjaga kedaulatan NKRI di tengah dinamika zaman.
Dalam amanat Presiden RI yang dibacakan oleh Kompol Sumanto, ditekankan bahwa tanggal 19 Desember memiliki nilai historis yang sangat dalam. Tanggal ini merujuk pada peristiwa berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948, sebuah titik balik yang menyelamatkan eksistensi Indonesia di mata dunia.
"Peringatan Hari Bela Negara adalah momentum penting untuk meneguhkan komitmen kita dalam menjaga keutuhan bangsa. Kita mengenang perjuangan pahlawan saat mempertahankan kedaulatan melalui PDRI," ujar Kompol Sumanto membacakan amanat Presiden.
Dalam amanat tersebut, Presiden mengingatkan bahwa ketiga wilayah ini memiliki peran sejarah yang luar biasa dalam perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, ujian yang mereka hadapi saat ini merupakan panggilan bagi seluruh elemen bangsa untuk hadir memberikan bantuan.
"Saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra sedang diuji. Bela negara di masa kini tidak hanya soal mengangkat senjata, tetapi juga tentang solidaritas dan kehadiran kita untuk membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan," tambahnya.
Melalui upacara ini, Polres Gunungkidul mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Bela Negara dengan kontribusi positif, mempererat persaudaraan, dan tetap sigap dalam menghadapi tantangan nasional maupun bencana alam.
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
