Polres Kulonprogo Gelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Progo 2026
2 Feb 2026 10:57
Kulonprogo- Polres Kulonprogo menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Progo 2026 di halaman Mapolres Kulonprogo, Senin (2/2/2026). Apel ini dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kulonprogo Kompol Gunardi Tejamurti, S.H., M.H., yang bertindak sebagai pimpinan apel dan membacakan amanat Kapolda DIY.
Dalam amanatnya, Kapolda DIY menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana, sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan secara optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
Berdasarkan data hasil analisa dan evaluasi Ditlantas Polda DIY selama tahun 2025, tercatat jumlah pelanggaran lalu lintas sebanyak 126.154 pelanggaran, dengan rincian tilang sebanyak 40.586 dan teguran sebanyak 80.388. Sementara itu, angka kecelakaan lalu lintas mencapai 85.568 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 457 orang. Data tersebut menunjukkan masih tingginya permasalahan lalu lintas yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak.
Untuk meminimalisir permasalahan tersebut serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, guna mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap, Polda DIY beserta jajaran dengan dukungan stakeholder terkait akan menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi "Operasi Keselamatan Progo-2026"
Operasi ini akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, secara serentak di seluruh Indonesia. Konsep operasi mengedepankan kegiatan preemtif sebesar 40 persen, preventif 40 persen, serta penegakan hukum bidang lalu lintas sebesar 20 persen yang dilaksanakan secara elektronik dan melalui teguran simpatik.
Operasi Keselamatan Progo 2026 melibatkan sebanyak 1.470 personel, dengan sasaran operasi meliputi segala bentuk potensi gangguan (PG), ambang gangguan (AG), dan gangguan nyata (GN) yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas, baik sebelum, pada saat, maupun pasca pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo-2026.
Sebelum mengakhiri amanatnya, Kapolda DIY menekankan beberapa hal penting kepada seluruh personel, antara lain meniatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa serta senantiasa menjaga kesehatan, mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan petugas dengan menerapkan buddy system, melaksanakan tugas secara profesional dan humanis serta menghindari tindakan kontraproduktif yang dapat merusak citra Polri, melakukan inovasi sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing, serta menjaga kesehatan dan mempublikasikan kegiatan positif selama operasi berlangsung.
"Selamat melaksanakan tugas Operasi Kepolisian dengan sandi Operasi Keselamatan Progo-2026. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,"demikian penutup amanat Kapolda DIY.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kulonprogo AKP Priya Trihandaya menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Progo 2026 merupakan upaya cipta kondisi menjelang bulan Ramadan serta sebagai persiapan menghadapi Operasi Ketupat. Selain itu, operasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Kulonprogo.
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
