Hari Pertama Operasi Keselamatan Progo 2026, Puluhan Pelanggar Terjaring di Bundaran Siyono
4 Feb 2026 11:00
jogja.polri.go.id -Humas, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul resmi mengawali pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026. Pada hari pertama operasi, petugas fokus menindak pelanggaran kasat mata dalam kegiatan yang dipusatkan di kawasan Bundaran Siyono, Kapanewon Playen, Senin (2/2/2026).Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgas Gakkum Ops Keselamatan Progo 2026 Polres Gunungkidul, Iptu Nanang Wahyudiyanto, S.I.P. Dari hasil pemantauan di lapangan, masih ditemukan cukup banyak pengendara yang belum mematuhi aturan keselamatan berlalu lintas maupun kelengkapan kendaraan.
Dalam pelaksanaannya, petugas menghentikan sejumlah pengendara yang melakukan pelanggaran mencolok, di antaranya tidak menggunakan helm, kendaraan tanpa spion, tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong yang mengganggu kenyamanan masyarakat.
"Kami melaksanakan penindakan berupa teguran kepada pengendara yang secara kasat mata melanggar aturan lalu lintas," ujar Iptu Nanang di sela kegiatan.
Ia menegaskan, pada tahap awal Operasi Keselamatan Progo 2026, Polres Gunungkidul masih mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif, bukan penegakan hukum berupa tilang. Meski demikian, kesadaran pengendara tetap menjadi faktor utama dalam menciptakan keselamatan di jalan raya.
"Sebanyak 70 pengendara terjaring melakukan pelanggaran dan kami berikan teguran. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas. Keselamatan adalah kebutuhan bersama, bukan sekadar untuk menghindari petugas," tegasnya.
Melalui Operasi Keselamatan Progo 2026, Polres Gunungkidul berharap dapat meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Gunungkidul, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
