bidhumas.diy@polri.go.id (0274) 884444

Kapolda DIY Hadiri Pelantikan Ni Made Dwi Panti Indrayanti sebagai Sekda Perempuan Pertama DIY

16 Sep 2025    22:06

jogja.polri.go.id -Humas, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., menghadiri acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi madya Sekretaris Daerah (Sekda) DIY serta sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemda DIY. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa 16 September 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan melantik Ni Made Dwi Panti Indrayanti sebagai Sekda DIY. Sosok Ni Made menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya DIY memiliki Sekda perempuan. Menurut Sri Sultan, Ni Made dinilai layak menduduki jabatan tertinggi ASN di DIY setelah melewati proses seleksi terbuka.

"Ya kan hasil Baperjakat, sing ngusulke. Kan prosesnya lelang," ungkap Sri Sultan.

Sri Sultan menegaskan, Sekda merupakan simpul pengendali birokrasi yang menautkan visi gubernur dengan langkah operasional perangkat daerah. Peran ini semakin penting di DIY karena status keistimewaan tidak hanya memberi ruang otonomi, tetapi juga menuntut tanggung jawab moral, menjaga warisan budaya, serta memastikan pembangunan berjalan tanpa tercerabut dari akar.

"Dalam ekosistem birokrasi, Sekda adalah simpul. Jika simpulnya lemah, benang akan kusut. Jika simpulnya kokoh, kain akan terbentang utuh," tutur Sri Sultan.

Lebih lanjut, Sultan menyinggung sejumlah isu strategis yang harus segera ditangani Sekda baru, seperti penanganan sampah, tata kelola Tanah Kas Desa (TKD), serta percepatan pembangunan infrastruktur Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Selain itu, ia juga menekankan transformasi birokrasi digital yang efisien dan humanis, di mana Pemda DIY telah lebih dahulu melangkah melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan digitalisasi layanan publik yang meraih peringkat kedua nasional.

Sementara itu, Ni Made menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh perangkat daerah agar program pembangunan berjalan sinergis.

"Pastinya tugas ini sangat berat, tapi saya yakin insya Allah dengan kolaborasi dan sistem yang kuat, semua bisa dijalankan dengan baik," ujar Ni Made.

Terkait isu strategis, ia memberi perhatian khusus pada persoalan sampah yang mendesak di DIY. Menurutnya, meski sudah ada kerja sama dengan mitra internasional, implementasi baru dapat dimulai 2027.

"Itu waktu yang lama, padahal masalah sampah sudah mendesak. Kita akan coba duduk bersama pemerintah kabupaten/kota untuk mencari langkah percepatan," ucapnya.

Ni Made juga menekankan penguatan kemandirian fiskal sebagai langkah mendukung target pengentasan kemiskinan menuju satu digit, meski target nasional 0% pada 2026 masih sulit dicapai.

Selain pelantikan Ni Made sebagai Sekda DIY, Sri Sultan turut melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, di antaranya Srie Nurkyatsiwi sebagai Asisten Setda Bidang Administrasi Umum, Aria Nugrahadi sebagai Asisten Setda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agus Mulyono sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Ariyanto Wibowo sebagai Kadisnakertrans DIY, Cahyo Widayat sebagai Kepala Biro Hukum Setda DIY, serta Bagas Senoadji sebagai Kasatpol PP DIY.


Tribrata News Terkait

Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini