bidhumas.diy@polri.go.id (0274) 884444

Musim Kemarau, Polda DIY Imbau Warga tak Bakar Lahan Sembarangan

16 Oct 2023    08:13

jogja.polri.go.id - Upaya mengantisipasi kebarakan lahan saat kemarau panjang, Polda DIY menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran lahan.

Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Nugroho Arianto kepada pewarta menyampaikan saat ini kemarau masih panjang, sehingga cuaca sangat terik dan kering.

Hal tersebut bisa mendorong pemicu terjadinya kebakaran dengan cepat dan mudah.

"Cuaca saat ini di Yogyakarta dan sekitarnya terasa panas di siang hari, bahkan hingga sore suhu masih sekitar 30 derajat (Celcius)," ungkapnya.

"Itu artinya masyarakat harus lebih waspada terhadap lingkungan sekitar yang dapat menimbulkan kebakaran lahan," ucapnya menambahkan.

Menurutnya lingkungan di sekitar yang terdapat ilalang kering atau sampah yang mudah terbakar, sangat rawan timbulnya kebakaran.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat sebagai antisipasi dan mengurangi resiko terjadinya kebakaran lahan saat kemarau ini.

"Seperti tidak membakar sampah sat terik dan berangin, tidak membuang puntung rokok sembarangan, melepas atau mematikan kabel elektronik bila tidak digunakan untuk menghindari korsleting listrik," jelasnya.

Dirinya juga menghimbau kepada para petani untuk tidak membakar jerami atau ilalang yang dapat memicu kebakaran lebih luas.

Diketahui menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membeberkan kondisi suhu musim kemarau yang panas di Indonesia sendiri dipicu fenomena El Nino dan IOD Positif, yang menyebabkan anomali kenaikan suhu dan berkurangnya curah hujan dari kondisi normal.

Perkiraan terkait kapan musim kemarau kering dan panas di Indonesia bakal berakhir, BMKG menyebut sebagian besar musim kemarau kering akan segera berakhir di bulan November mendatang.


Sinta


Tribrata News Terkait

Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini