bidhumas.diy@polri.go.id (0274) 884444

Polda DIY Sambut Kepulangan Satgas Ops Aman Nusa II BKO Polda Aceh, Wakapolda: Profesionalisme Tanpa Cacat Harus Dipertahankan

2 Mar 2026    09:32

jogja.polri.go.id -Humas Polda DIY menggelar Upacara Penyambutan Purna Tugas Satuan Tugas (Satgas) Operasi Aman Nusa II Tahun 2025/2026 BKO Polda Aceh di halaman Mapolda DIY, Senin, 2 Maret 2026. Upacara dipimpin langsung oleh Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., dan diikuti personel Satbrimob Polda DIY yang tergabung dalam Satgas Ops Aman Nusa II.

Upacara ini menjadi momen resmi penyambutan kembali personel yang telah menyelesaikan penugasan kemanusiaan selama dua bulan, sejak 27 Desember 2025 hingga 27 Februari 2026, di wilayah hukum Polda Aceh.

Dalam amanat tertulis Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., yang dibacakan oleh Wakapolda DIY, menyampaikan bahwa penugasan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian Polri dalam merespons dinamika sosial dan penanganan pascabencana secara komprehensif.

"Hari ini adalah momentum penting untuk menyambut kembali para Bhayangkara unggul yang telah menyelesaikan misi kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab," ujar Wakapolda.

Ia menegaskan, keberhasilan tugas bukan sekadar mobilisasi personel, tetapi manifestasi nilai Tri Brata dan Catur Prasetya dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Selama penugasan, Satgas Ops Aman Nusa II mencatat sejumlah capaian signifikan dalam mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas publik. Pemulihan dilakukan terhadap 37 institusi pendidikan dan 10 pesantren, 7 tempat ibadah, 14 titik drainase dan 2 objek vital ekonomi berupa pasar, 11 fasilitas kesehatan, 17 desa, serta 3 kantor polisi.

"Capaian ini menunjukkan bahwa personel Polda DIY memiliki kompetensi dan kapabilitas yang mumpuni dalam tugas-tugas kemanusiaan," tegasnya.

Wakapolda juga memberikan apresiasi atas terjaganya disiplin dan etika profesi selama pelaksanaan tugas. Ia secara khusus menyoroti keberhasilan Satgas dalam menjaga target "zero violation".

"Tidak adanya pelanggaran merupakan cerminan dari kematangan mental dan integritas yang teruji. Keberhasilan tugas tanpa cacat adalah standar tertinggi dalam profesionalisme kepolisian yang harus terus dipertahankan," katanya.

Menurutnya, penugasan BKO merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan institusional bagi Polda DIY. Semangat kesatuan (esprit de corps) yang ditunjukkan personel dinilai turut meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Di akhir amanat, Wakapolda menginstruksikan seluruh personel untuk segera menyesuaikan diri dengan dinamika kamtibmas di wilayah hukum Polda DIY serta melakukan evaluasi berjenjang sebagai bahan analisa tugas ke depan.

"Jadikan pengalaman ini sebagai referensi intelektual dalam menghadapi tantangan tugas yang lebih kompleks di masa depan," pungkasnya, seraya mengucapkan selamat kembali berkumpul bersama keluarga.

Upacara berlangsung khidmat dan menjadi simbol penghargaan institusi atas dedikasi serta pengabdian personel dalam menjalankan misi kemanusiaan di luar wilayah tugasnya.


Tribrata News Terkait

Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini