Kapolres Bantul Ngangkring Bareng Warga Parangtritis

Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono SIK menggelar kegiatan Ngangkring Bareng Polisi di Pos Kamling Dusun Bungkus Parangtritis Kretek Bantul, Minggu malam (23/02/2020).

Dalam kegiatan ini dihadiri Kapolsek Kretek Kompol S. Parmin, Camat Cahya Widada S.Sos MH, Danramil Kapten Cba Mardiyono, Kasat Binmas AKP Partuti Wijayanti SH beserta staf, Para Kanit, Panit beserta staf Polsek Kretek, Lurah Desa Parangtritis Topo beserta Pamong Desa dan Kepala Dukuh se Desa Parangtritis serta warga masyarakat Dusun Bungkus.

Program Ngangkring Bareng ini merupakan inovasi Satbinmas Polres Bantul dengan maksud dan tujuan untuk menampung permasalahan yang ada di masyarakat serta penyuluhan yang berkaitan hukum.

Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui secara langsung kegiatan di Pos kamling, serta pengenalan inovasi Polres Bantul, yaitu “Ngangkring Bareng Polisi”.

Kapolres Bantul dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ngangkring Bareng Polisi ini merupakan inovasi dari Polres Bantul identik dengan angkringan, sangatlah efisien dengan suasana yang santai seperti di angkringan ini untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat.

Kapolres Bantul mengatakan, bahwa Pos Kamling merupakan kebutuhan masyarakat yang sampai sekarang harus dilestarikan, untuk itu mari terus kita tingkatkan ronda kampung, karena gangguan Kamtibmas sering terjadi tengah malam hingga pagi.

Desa Parangtritis merupakan kawasan wisata, hal ini tentunya kerawanan wilayah akan lebih komplek,sebagai contoh tentang pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh warga luar daerah.

Bahkan korban gendam juga terjadi diwilayah ini, karena ada beberapa tempat wisata relegius, contohnya kawasan Cepuri Parangkusumo.

“Saat ini Yogyakarta juga digoyang dengan adanya kejahatan jalanan yang dilakukan oleh usia anak remaja. Mari kita bersama-sama dalam menjaga dan mengawasi putra kita agar tidak menjadi korban bahkan pelaku kejahatan jalanan,” ajaknya.

Ditambahkan,bahwa pada bulan Nopember nanti akan dilaksanakan pesta demokrasi pemilihan Bupati, tentunya dapat menaikkan suhu politik di wilayah Bantul.

Di harap jangan sampai dengan adanya pilkada Bupati ini membuat wilayah Bantul menjadi tidak nyaman dan tidak aman.

“Mari kita jaga kesatuan dan persatuan bangsa ini supaya tidak mudah terpecah belah karena pilihan yang berbeda,” kata Kapolres.

Lebih lanjut disampaikan bahwa wilayah kabupaten Bantul saat ini tertinggi kedua terjadi kecelakaan di Indonesia, dan tertinggi pertama di wilayah Yogyakarta.

Hal tersebut penyebab utamanya adalah karena belum cukup umur, tidak mengenakan helm, sarana jalan yang kurang sepadan dengan kebutuhan.

“Dengan demikian perlunya mentaati segala peraturan berlalulintas,” imbuhnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab sambil menyantap makanan dan minuman layaknya di angkringan. (Humas Polsek Kretek)

Shares
error: Content is protected !!