Ungkap Kasus Lahgun Narkotika Senilai Miliaran Rupiah, 7 Anggota Polres Bantul Mendapat Penghargaan

Kapolres Bantul  AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono SIK, MH pimpin upacara korps  raport  kenaikan  pangkat  perwira pengabdian TMT 1 Mei 2020 dan pemberian penghargaan anggota berprestasi Polres Bantul. Upacara dilaksanakan di Aula Wira Pratama Polres Bantul, Selasa, 5 April 2020 pagi.

Upacara dikuti oleh Wakapolres Bantul, Para Kabag dan Kasat, Para Kapolsek Jajaran, Para Perwira dan Bintara Polri Polres Bantul.

Adapun anggota yang telah melaksanakan korps raport kenaikan pangkat perwira pengabdian pada pagi ini yaitu Kompol Lukman Riyatno, Ipda Warji dan Ipda Supartono.

Kapolres Bantul mengapreasi yang setinggi-tingginya kepada anggota yang korps raport karena telah berdinas  lebih dari 32 tahun ditambah selama dinas tanpa cacat/tanpa adanya pelanggaran.  Semoga dengan kenaikan pangkat yang anda terima bisa menambah kebahagiaan dalam keluarga dan semangat kerja diakhir tugas.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres juga memberikan memberikan penghargaan kepada anggota yang telah berhasil ungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Bantul berdasarkan nomor laporan Polisi Nomor: Lp/81-A-A/Iii/2020/Diy/Res.Btl tanggal 2 Maret 2020. Dengan barang bukti berupa Shabu 1138,5 gram, daftar g 1000 butir, Gorilla 25,68 gram, Ganja 25,58 gram, dan Riklona 15 tablet.

Kapolres Bantul mengapresiasi pengungkapan kasus  ini, karena kasus ini merupakan salah satu yang terbesar di Polda GIY. Kalau ditotal Shabunya saja bisa mencapai Rp 1,5 miliar, jelas Kapolres Bantul.

Adapun anggota yang diberikan penghargaan keberhasilan ungkap kasus penyalahgunaan narkotika tersebut diatas adalah Iptu Ronny Prasadana, S.I.K., MH, Ipda Imam Sutrisna, Brigadir Anggit Wicaksono, S.H, Briptu Iwan Satriya Nugraha, Briptu Tulus Prabowo, Briptu Achmad Arif Priyatmoko, S.H dan Briptu Septiaji Irawan.

Dalam amanahnya Kapolres Bantul menyampaikan bahwa kita tahu dunia sedang dihebohkan dengan munculnya pandemi Corona  Virus Disease (covid-19), yang membawa dampak signifikan ke perubahan dunia, mulai dari aspek ekonomi, sosial, hingga kehidupan sehari-hari. Hampir tidak ada yang bisa berkelit dari kemunculan virus ini. Pemerintah pun telah menetapkan covid-19 sebagai jenis penyakit dan faktor resiko yang menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat dan oleh karenanya pemerintah menetapkan status menjadi kedaruratan kesehatan masyarakat.

Dampak pemberlakuan status tersebut tentunya juga menambah tugas-tugas polri, diantaranya penyuluhan/himbauan kepada masyarakat tentang kebijakan pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Corona, penegakan kebijakan pemerintah bagi yang melanggar, pendistribusian  bantuan sosial, pengawasan ketersediaan bahan pangan, pengamanan area isolasi, maupun pemantauan pemudik.

Terlebih lagi kita sedang memasuki bulan Ramadhan dan dalam operasi ketupat 2020 yang berlangsung selama 37 hari. Ini menjadi sebuah tantangan bagi kita semua. Namun dengan rasa ikhlas dan semangat gotong royong saya yakin tantangan dan tugas mulia ini ini dapat kita lalui dan dapat bernilai ibadah, amin!!! untuk itu sebelum mengakhiri amanat saya berpesan untuk:

1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa agar selalu diberikan kemudahan  dan kelancaran dalam menjalankan tugas.
2. Melalu menjaga kesehatan, gunakan masker dan selalu jaga jarak minimal 1 meter saat berinteraksi sosial di lapangan.
3. Bersikap humanis dan mengambil langkah proporsional maupun profesional dalam melaksanakan tugas maupun penindakan di lapangan.
4. Selalu berkoordinasi dan membangun soliditas dengan tni, instansi pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda untuk antisipasi gejolak-gejolak di masyarakat.

Sekali lagi saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada anggota yang telah melaksanakan korps raport maupun anggota yang menerima penghargaan. Semoga dapat mendorong anggota yang lain untuk bekerja lebih baik lagi, harap Kapolres Bantul. (Humas Polres Bantul)

Shares
error: Content is protected !!