Dalam Tiga Bulan Terakhir, Kecelakaan Sepeda Capai 29 Kasus, 5 Orang Diantaranya Meninggal Dunia

Selama tiga bulan terakhir dimasa pandemi Covid-19, Satuan Lalu Lintas Polres Bantul mencatat sebanyak 29 pesepeda menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Kanit Laka Satlantas Polres Bantul, Iptu Maryana menyebut, dari keseluruhan kasus itu 5 pesepeda tercatat meninggal dunia, 16 pesepeda mengalami cidera ringan serta 6 pesepeda lainnya selamat.

Dia menerangkan, dari sekian kasus kecelakaan itu diketahui rerata korban kecelakaan lantaran tidak mematuhi tata tertib berlalu lintas dan kurang beretika saat bersepeda.

“Tidak mentaati tata tertib yang ada dan kurang beretika dalam bersepeda. Seperti berjejer dan sambil ngobrol,” ujarnya, Jumat (26/06/2020).

Iptu Maryana mengungkapkan, kegiatan bersepeda kini sedang booming di Bumi Projotamansari, terlebih di masa wabah Covid-19, namun demikian pihaknya menyayangkan jika kegiatan gowes itu tak diimbangi dengan kesadaran berlalu lintas dengan baik. Dia mengatakan kegiatan olahraga ini cukup efektif untuk menekan polusi udara, namun demikian jangan sampai aktivitas bersepeda ini kemudian malah menjadi penyumbang angka kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi.

Demi mencegah hal tersebut pihaknya kini tengah mempersiapkan pendataan terhadap kelompok atau komunitas pesepeda di Bantul. Melalui komunitas ini, harapannya kedepan mereka bisa diberikan edukasi mengenai tata tertib berlalulintas dan etika bersepeda di jalan raya.

“Pesepeda ini memang kita harapkan untuk mengurangi polusi, tapi bukan penyumbang sebagai korban laka (kecelakaan). Nah kita akan identifikasi pesepeda, biasanya kan kelompok-kelompok, untuk nanti kita berikan sosialisasi tata tertib berlalulintas dan etika bersepeda,” tandasnya.

Ditambahkan Iptu Maryana, seiring makin merebaknya pegowes kini titik rawan kecelakaan sepeda dibandingkan dengan tahun lalu kini jangkauan lebih luas yakni di Jalan Ring Road Selatan, Jalan Samas, Jalan Parangtritis, Jalan Srandakan, Jalan Kota Bantul, dan Ring Road Timur Karangturi-Janti.

Shares
error: Content is protected !!