PERANG SARUNG DIGAGALKAN JAJARAN POLRES GUNUNGKIDUL

Wonosari- Jajaran Resor Gunungkidul menggagalkan sebanyak 21 remaja lantaran hendak melakukan aksi perang sarung. Barang bukti berupa sejumlah kain sarung yang dimodifikasi pun turut diamankan.

Wakapolres Gunungkidul, Kompol Widya Mustikaningrum,S.Sos. mengatakan, penggagalan aksi perang sarung dilakukan di 3 kapanewon yaitu Playen, Karangmojo, dan Nglipar.

Kejadian bermula saat anggota Polsek Playen mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor dan 3 sarung yang diikat memanjang yang ditemukan di pintu masuk hutan Wanagama Playen pada 10 April 2022. Diduga barang bukti yang ditemukan akan digunakan untuk aksi perang sarung.

Dari hasil penyelidikan, polisi kemudian mengamankan 4 remaja. Kemudian Minggu malam (10//4/2022), petugas yang tengah berpatroli mendapati 9 remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung.

Dari 21 orang yang diamankan, rata-rata masih berstatus pelajar dibawah umur. Dengan begitu, para pelaku tidak dikenakan sanksi hukum dan hanya wajib lapor 2 minggu sekali sebagai langkah pembinaan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Mahardian Dewo Negoro menyatakan bahwa proses yang dilakukan hanya sebatas pembinaan. Ia menilai jika aksi tersebut sebagai aksi kenakalan remaja dan baru sebatas rencana.

Kendati demikian, ia menjamin upaya pencegahan agar aksi tersebut tidak terulang kembali. Pembinaan pada para pelaku pun melibatkan orang tua mereka masing-masing, tokoh masyarakat setempat, hingga Bhabinkamtibmas.

Shares
error: Content is protected !!