Pembinaan dan Penyuluhan Serta Himbauan Kepada Mitra Polri Cegah Radikalisasi Agar Kamtibmas Kondusif

POLRES SLEMAN – Terkait Program Quick Wins Polri Giat IV Kontra Radikal, agar masyarakat tidak terpengaruh dengan paham Radikal ISIS dalam rangka pengefektifan satgas Ops Polri kontra Radikal dan Deradikalisasi yaitu dengan meningkatkan kemitraan Polri dengan Tokoh Agama maupun Tokoh Masyarakat untuk terciptanya Kamtibmas Kondusif melalui pesan-pesan moral dalam kehidupan sosial dengan meningkatkan komunikasi dengan tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama dalam mencegah perkembangan Radikal dan Deradikalisasi yang dapat merusak keutuhan NKRI Menjelang Pilkada Serentak dan Pilkades 2020.

Satbinmas Polres Sleman melaksanakan Binluh dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Sleman AKP Yuliyanto, SH didampingi Kanit Bin Polmas Satbinmas dan Kanit Binmas Polsek Pakem serta dihadiri Kades Hargobinangun, Bhabinkamtibmas Se-Polsek Pakem serta Mitra Polri Yang terdiri dari Pokdar Kamtibmas DIY, Pokdar Kamtibmas Sleman, dan Pokdar Kamtibmas Pakem di Balai Desa Hargobinangun Pakem Sleman dengan memberikan Himbauan kepada Mitra Polri untuk bersama-sama meminimalisir kejadian dan ruang gerak pelaku terror dengan melaporkan setiap informasi yang ada sesuai dengan Tupoksi Pokdarkamtibmas sebagai mitra Polri dan Peran serta dalam mensukseskan Pilkada serta Pilkades 2020, sabtu (17/10/2020)

Peran serta Pokdar Kamtibmas dalam menciptakan situasi kondusif menjelang,  pada saat dan setelah Pilkada serta Pilkades 2020 Kabupaten Sleman sangat diperlukan dan diharapkan menjadi teladan ataupun panutan masyarakat dan Ikut menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M dan 1T.

Kegiatan ini bertujuan agar kalangan masyarakat tidak terpengaruh dengan Faham Radikal dan dapat mencegah radikalisme, terorisme dan premanisme yang dapat mengganggu Stabilitas Kamtibmas di wilayah Kabupaten Sleman karena Paham Radikalis, ekstrim dan terorisme merupakan salah satu ancaman nyata terhadap kehidupan. Dampak dari gerakan radikal dan teroris dapat berimplikasi terhadap dinamika ekonomi dan politik yang dapat menganggu Stabilitas, sehingga mampu menciptakan rasa tidak aman pada masyarakat luas.

“Mari kita tingkatkan kewaspadaan keamanan dan ketertiban dilingkungan disekitar kita, jangan mudah percaya dan terprovokasi dengan berita yang tidak bertanggung jawab serta dalam menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru ini agar jangan lengah tetap patuhi Protokol kesehatan dengan selalu Pakai Masker, cuci tangan dengan sabun serta Jaga Jarak.” imbau Kasat Bimas Polres Sleman. (Bripka Toni Prasetiyo)

Shares
error: Content is protected !!