Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Penanganan Covid dan Penerapan Aplikasi Silacak di Sleman

POLRES SLEMAN – Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si meninjau perkembangan penanganan di Posko Penanganan Covid Kabupaten Sleman.
Pada kesempatan ini, Kapolri dan Panglima TNI mengimbau Pemprov, Pemda, TNI, Polri, dan instansi terkait bersama masyarakat dapat bersinergi untuk memastikan protokol kesehatan dilakukan secara disiplin dan ketat melalui penguatan peran PPKM Mikro, diantaranya adalah mengoptimalkan 3M, memaksimalkan 3T, dan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat secara cepat dan tepat sasaran.
Disisi lain, Kapolri juga menyoroti soal Bed Occupancy Rate (BOR) di DIY, yang menempati peringkat tiga nasional sebesar 74%, dari data yang dikeluarkan oleh Kemenkes per tanggal 6 Agustus 2021. Untuk mengantisipasi keterisian tempat tidur tersebut Forkopimda harus meningkatkan konversi tempat tidur di rumah sakit menjadi 40 sampai 60%. Kemudian, menambah tempat tidur di isolasi terpusat dengan memanfaatkan Balai Diklat, GOR, dan gedung sekolah.
“Penemuan kasus harus dilakukan lebih dini agar terapi dapat dilakukan lebih awal. Pemanfaatan isolasi terpusat di level kecamatan dan kab/kota agar pasien gejala ringan dapat dirawat, dipantau, dan segera dirujuk bila terjadi perburukan gejala” tutup Kapolri.
Shares
error: Content is protected !!