Diduga Dituduh Curi Topi, Driver Ojol Dianiaya dan Dicambuk di Lapangan Trirenggo Bantul
2 Jan 2026 13:34
Jajaran kepolisian sektor Bantul tengah mendalami kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa seorang pria berinisial MAA (47), warga Trimulyo, Jetis, Bantul. Korban diduga dijebak dengan modus pesanan barang sebelum akhirnya dianiaya oleh sejumlah orang di Lapangan Trirenggo, Bantul.Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi adanya laporan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kejadian bermula dari tuduhan pencurian yang diarahkan kepada korban beberapa hari sebelumnya.
Peristiwa bermula pada Minggu (28/12/2025), saat korban yang bekerja sebagai karyawan swasta (driver ojek online) sedang menunggu penumpang dan berkunjung ke kos rekannya di Jalan Parangtritis, Manding. Saat hendak pulang, korban dituduh mencuri topi milik salah satu penghuni kos.
Puncaknya terjadi pada Selasa (30/12/2025) malam. Korban mendapatkan pesan WhatsApp dari seseorang berinisial ARF alias T yang meminta tolong mengirimkan barang dari sebuah warung mi di daerah Nogosari, Trirenggo.
"Setelah korban sampai di lokasi penjemputan barang, korban justru diboncengkan oleh ARF menuju sisi selatan Lapangan Trirenggo. Di sanalah korban dipaksa mengakui pencurian topi tersebut," ujar Iptu Rita Hidayanto saat memberikan keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).
Di lokasi tersebut, korban sudah ditunggu oleh dua orang laki-laki yang tidak ia kenali. Tanpa ampun, kedua pelaku melakukan kekerasan fisik secara membabi buta.
"Korban dipukuli di bagian wajah, kepala, hingga lehernya diinjak. Tak hanya itu, pelaku juga mencambuk korban berkali-kali menggunakan alat semacam selang karet ke arah punggung dan dada," tambah Iptu Rita .
Akibat kejadian ini, korban mengalami luka serius dan harus dilarikan ke RS Nur Hidayah untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban menderita luka robek pada mata kanan (mendapat 10 jahitan), luka lebam pada mata kiri, perut kanan atas, serta kedua kaki dan luka memar bekas cambukan di bagian punggung.
Korban secara resmi melaporkan kejadian ini ke Polsek Bantul pada Kamis (01/01/2026). Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas para pelaku yang identitasnya masih dalam lidik.
"Laporan sudah kami terima. Saat ini tim penyidik sedang mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan bukti di lapangan untuk memburu para pelaku," pungkas Iptu Rita Hidayanto.
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
