humaspolresbantuldiy@gmail.com 085600479110

Sinergi TNI-Polri dan Warga Pleret Bahu Membahu Bersihkan Material Longsor di Wonolelo

2 Jan 2026    13:29

Personel gabungan dari Polsek Pleret, Koramil Pleret, Sat Samapta Polres Bantul, bersama relawan dan warga masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti (kurve) massal untuk membersihkan material longsor di Dusun Kedungrejo RT 03, Wonolelo, Pleret, Bantul pada Jumat (02/01/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini difokuskan pada pembersihan material tanah yang menutup akses jalan dan mengancam keselamatan rumah warga. Hadir langsung di lokasi untuk memimpin kegiatan, Kapolsek Pleret AKP Anar Fuadi, S.H, M.I.P, didampingi Danramil Pleret Kapten Kav. Abjan Sadiq, serta Lurah Wonolelo Ahmad Furqon, A.Md.

Berdasarkan data di lapangan, musibah tanah longsor tersebut terjadi pada Kamis (01/01/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Pleret dalam durasi lama memicu tebing di belakang pemukiman warga ambrol.

"Longsor ini memiliki dimensi panjang sekitar 8 meter, tinggi 8 meter, dan lebar 4 meter. Material tanah menutup total akses jalan desa, yang mengakibatkan satu rumah berisi dua Kepala Keluarga (KK) sempat terisolir. Selain itu, jaringan listrik ke rumah tersebut juga terputus," ujar AKP Anar Fuadi di sela-sela kegiatan.

Kapolsek Pleret menjelaskan bahwa kehadiran personel Polri dan TNI merupakan bentuk respons cepat untuk meringankan beban warga terdampak. Selain membersihkan tanah secara manual dan alat seadanya, petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pemulihan jaringan listrik.

"Kami hadir bersama Anggota Sat Samapta Polres Bantul, Koramil, FPRB Wonolelo, dan warga sekitar. Prioritas utama adalah membuka kembali akses jalan agar mobilitas warga kembali normal dan memastikan tidak ada longsor susulan yang membahayakan jiwa," tambah AKP Anar Fuadi.

Lurah Wonolelo, Ahmad Furqon, mengapresiasi kesigapan aparat dalam membantu warganya. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi material masih berlangsung dengan semangat gotong royong yang tinggi.

Mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, AKP Anar Fuadi menghimbau kepada seluruh masyarakat Pleret, khususnya yang tinggal di area perbukitan atau dekat tebing, untuk selalu waspada.

"Kami meminta warga segera melapor jika melihat tanda-tanda retakan tanah atau potensi longsor sekecil apa pun, agar bisa segera kita antisipasi bersama," pungkasnya.


Tribrata News Terkait

Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini