humaspolresbantuldiy@gmail.com 085600479110

Pabrik Keripik Tempe di Banguntapan Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

17 Jan 2026    13:58

Sebuah pabrik keripik tempe milik warga di Dusun Bumenwetan, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Bantul, ludes dilahap si jago merah pada Sabtu (17/1/2026) dini hari. Insiden ini diduga berasal dari sisa api di area produksi yang belum sepenuhnya padam.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, kebakaran menimpa pabrik keripik tempe "Kremes Pak Maryono" milik Sri Maryana (58) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula ketika operasional pabrik selesai pada Jumat sore (16/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, seluruh karyawan telah mematikan tungku api sebelum pulang ke rumah masing-masing.

"Namun, pada Sabtu dini hari pukul 01.00 WIB, seorang saksi bernama Baryono (65) yang keluar rumah melihat kobaran api sudah membesar di lokasi kejadian. Saksi spontan memukul tiang internet dengan kencang untuk memberi tanda bahaya kepada warga," jelas Iptu Rita Hidayanto.

Mendengar suara tanda bahaya tersebut, saksi lain, Heryanti (38), segera memberitahukan kejadian kebakaran kepada pemilik pabrik dan melaporkannya ke Pemadam Kebakaran Pos Banguntapan serta Polsek Banguntapan.
Upaya Pemadaman

Guna menjinakkan api, tim gabungan pemadam kebakaran dari Pos Banguntapan, Pos Piyungan, dan Pos Kasihan dikerahkan ke lokasi.

"Berkat kerja keras petugas di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 02.30 WIB. Personel piket fungsi Polsek Banguntapan juga telah mengamankan TKP dan melakukan pendataan saksi," tambah Kasi Humas.

Kerugian dan Penyebab

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan pemilik, kebakaran menghanguskan bangunan utama lokasi penggorengan keripik.

"Taksiran kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai kurang lebih Rp20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," kata Iptu Rita.

Pihak korban menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan memilih untuk tidak membuat laporan kepolisian lebih lanjut. Polres Bantul tetap menghimbau kepada para pemilik usaha yang menggunakan tungku api agar lebih teliti memastikan kondisi api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi usaha guna menghindari kejadian serupa.


Tribrata News Terkait

Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini