Jelang Ramadan, Polda DIY dan Polresta Yogyakarta Perkuat Silaturahmi dengan Tokoh Agama
13 Feb 2026 19:20
jogja.polri.go.id -Humas, Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H, jajaran pimpinan Polda D.I. Yogyakarta dan Polresta Yogyakarta terus mengintensifkan langkah proaktif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Salah satunya melalui silaturahmi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kota Yogyakarta.Dirintelkam Polda DIY Kombes Pol Daru Tyas Wibawa bersama Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia melaksanakan kunjungan ke kediaman Ustadz H.M. Syukri Fadholi di Suronatan, Ngampilan, Jumat 13 Februari 2026.
Kegiatan tersebut turut didampingi pejabat utama Polresta Yogyakarta serta Kapolsek Ngampilan.
Silaturahmi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi momentum untuk menyelaraskan persepsi dalam menjaga harmoni dan kondusivitas di Kota Pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz H.M. Syukri Fadholi menyampaikan apresiasi atas dedikasi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia menilai Yogyakarta sebagai barometer nasional memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dinamika sosial agar tetap berjalan damai dan terkendali.
Menurutnya, kebebasan menyampaikan aspirasi dalam iklim demokrasi perlu tetap dijaga, namun harus berada dalam koridor hukum dan ketertiban agar tidak berkembang menjadi tindakan anarkis yang dapat merusak citra kota.
Menanggapi hal tersebut, Kombes Pol Daru Tyas Wibawa menjelaskan bahwa kebijakan Kapolda DIY dalam menangani karakter masyarakat Yogyakarta mengedepankan pendekatan kultural.
Kepolisian, kata dia, tetap mewaspadai potensi gangguan, termasuk dari pihak luar yang berupaya mengusik stabilitas, namun pendekatan persuasif dan berbasis nilai budaya menjadi prioritas utama.
"Kami berharap dukungan para tokoh agama untuk bersama-sama menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat, sehingga situasi tetap aman dan kondusif," ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia menegaskan bahwa Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan pariwisata membutuhkan stabilitas keamanan yang terjaga melalui sinergi semua pihak.
Berbagai upaya preventif telah dilakukan, mulai dari patroli rutin hingga sosialisasi kepada masyarakat agar mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri.
Menjelang Ramadan, kepolisian juga mengantisipasi potensi gangguan seperti perang sarung, permainan petasan, hingga aktivitas remaja pada jam rawan.
Edukasi ke sekolah-sekolah serta patroli intensif pada waktu sahur dan menjelang berbuka puasa akan terus ditingkatkan. Peran orang tua dan keluarga diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengawasi serta membimbing anak-anak selama bulan suci.
Kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam membangun komunikasi dan kolaborasi dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan masyarakat Kota Yogyakarta dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
