Safety Tour Diluncurkan, Anak TK Diajak Belajar Naik Bus Aman dan Tertib
13 Feb 2026 16:21
jogja.polri.go.id -Humas, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta resmi meluncurkan program Safety Tour sebagai upaya mengedukasi anak-anak usia dini tentang pentingnya angkutan publik yang berkeselamatan, khususnya bus, Jumat 13 Februari 2026.Program ini menjadi pelengkap edukasi keselamatan berlalu lintas yang selama ini dilaksanakan di Taman Edukasi Lalu Lintas.
Pelaksanaan Safety Tour perdana diikuti sekitar 40 siswa TK ABA Giwangan. Para peserta diajak melakukan tur menggunakan bus dari Taman Edukasi Lalu Lintas menuju Terminal Giwangan.
Dalam perjalanan tersebut, anak-anak dikenalkan fungsi bus sebagai transportasi umum, tata cara membeli tiket, prosedur naik dan turun kendaraan, hingga alur keberangkatan yang aman dan tertib.
Tidak hanya itu, para siswa juga mengunjungi UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Yogyakarta untuk melihat langsung proses pengecekan kendaraan.
Melalui kunjungan tersebut, anak-anak diperkenalkan pada pentingnya uji kelayakan kendaraan agar angkutan publik tetap aman dan layak jalan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan praktik berkendara sepeda di Taman Edukasi Lalu Lintas sebagai bentuk pembelajaran langsung mengenai tata tertib berlalu lintas.
Peluncuran program ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho.
Ia menjelaskan bahwa Safety Tour dirancang untuk memperluas cakupan edukasi keselamatan, tidak hanya terkait rambu dan aturan lalu lintas, tetapi juga pengenalan transportasi umum yang aman dan nyaman.
"Kami ingin anak-anak semakin mengenal dan mencintai transportasi umum, khususnya bus, sekaligus menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini," ujarnya.
Agus menambahkan, saat ini armada yang digunakan masih bus konvensional. Ke depan, pihaknya berharap adanya dukungan dari Komisi C DPRD Kota Yogyakarta untuk pengadaan bus berbasis listrik dengan desain ramah anak guna menunjang program tersebut.
Program edukasi Safety Tour diberikan secara gratis dengan kuota maksimal 50 peserta setiap kegiatan. Masyarakat dapat mendaftarkan anak-anak melalui layanan yang disediakan oleh Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta.
Ketua Komisi C DPRD Kota Yogyakarta, Bambang Seno Baskoro, mengapresiasi inovasi tersebut sebagai langkah strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui pendidikan sejak usia dini.
Menurutnya, pembentukan budaya keselamatan memang harus dimulai dari anak-anak.
Dukungan juga datang dari Satlantas Polresta Yogyakarta yang diwakili Ipda Mitfah. Ia menegaskan bahwa pembentukan karakter tertib berlalu lintas membutuhkan proses panjang dan konsisten.
"Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak akan memahami cara berlalu lintas yang aman. Hasilnya mungkin tidak terlihat secara instan, tetapi dalam jangka panjang mereka akan tumbuh menjadi pengguna jalan yang berkeselamatan," ungkapnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Program Safety Tour diharapkan menjadi salah satu upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap transportasi umum di Kota Yogyakarta.
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
