Kapolres Bantul Perkuat Sinergi dengan Jaga Warga dan Pemerintah Sanden, Fokus Penertiban Miras dan Edukasi Lalu Lintas
26 Jan 2026 15:22
jogja.polri.go.id -Humas, Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, S.H., S.I.K., M.H., menggelar kegiatan Silaturahmi Kamtibmas bersama jajaran pemerintah kapanewon dan personel Jaga Warga di Aula Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Senin (26/1/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi keamanan di tingkat masyarakat.Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB dihadiri sekitar 60 peserta, termasuk Kapolsek, Danramil, Danposal Samas, Lurah, dan perwakilan Jaga Warga dari empat kalurahan di Sanden.
Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya pengawasan terhadap peredaran minuman keras (miras) yang kerap memicu konflik sosial.
"Jangan sampai kejadian seperti di wilayah lain terulang kembali. Dampak sosialnya sangat nyata dan merusak stabilitas wilayah kita," tegas AKBP Bayu.
Selain miras, Kapolres juga menyoroti maraknya aksi debt collector dan praktik premanisme, termasuk kasus perampasan kendaraan di Pundong. Ia meminta masyarakat untuk berani melapor jika menemukan kejadian serupa.
Tak hanya soal penegakan hukum, Kapolres menyampaikan perhatian pada pelayanan publik. Ia memerintahkan Bhabinkamtibmas mendata warga yang ingin mengajukan permohonan SIM agar prosesnya dapat dibimbing dengan benar.
Menyinggung tingginya angka kecelakaan lalu lintas, Kapolres mendorong kolaborasi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua. Edukasi sejak dini dianggap kunci menekan fatalitas di jalan raya.
Plt. Panewu Anom Kapanewon Sanden, Sutanto, S.ST., menyambut baik kehadiran Polri sebagai motivasi bagi perangkat wilayah untuk bekerja lebih solid. Kapolres menutup arahannya dengan memberi apresiasi kepada Jaga Warga dan menekankan peran mereka sebagai fasilitator jika terjadi perselisihan di tingkat desa.
"Kerja sama yang sudah baik ini harus kita tingkatkan. Bantul akan tetap aman jika seluruh struktur masyarakat bergerak bersama," pungkas Kapolres.
Selain miras, Kapolres juga menyoroti maraknya aksi debt collector dan praktik premanisme, termasuk kasus perampasan kendaraan di Pundong. Ia meminta masyarakat untuk berani melapor jika menemukan kejadian serupa.
Tak hanya soal penegakan hukum, Kapolres menyampaikan perhatian pada pelayanan publik. Ia memerintahkan Bhabinkamtibmas mendata warga yang ingin mengajukan permohonan SIM agar prosesnya dapat dibimbing dengan benar.
Menyinggung tingginya angka kecelakaan lalu lintas, Kapolres mendorong kolaborasi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua. Edukasi sejak dini dianggap kunci menekan fatalitas di jalan raya.
Plt. Panewu Anom Kapanewon Sanden, Sutanto, S.ST., menyambut baik kehadiran Polri sebagai motivasi bagi perangkat wilayah untuk bekerja lebih solid. Kapolres menutup arahannya dengan memberi apresiasi kepada Jaga Warga dan menekankan peran mereka sebagai fasilitator jika terjadi perselisihan di tingkat desa.
"Kerja sama yang sudah baik ini harus kita tingkatkan. Bantul akan tetap aman jika seluruh struktur masyarakat bergerak bersama," pungkas Kapolres.
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
