Pamapta Polresta Yogyakarta Bantu Lansia Terlantar Kembali ke Keluarga
12 Jan 2026 12:59
Pamapta II Polresta Yogyakarta, Ipda Aldrich, menerima seorang lansia yang terlantar di Mapolresta Yogyakarta pada Minggu (11/01/2026) pukul 18.30 WIB. Lansia tersebut diantarkan oleh seorang pengemudi ojek daring (Shopee) yang menemukannya dalam kondisi kebingungan.Lansia tersebut diketahui bernama Sudiro (75 tahun), warga Bojong, Bekasi, Jawa Barat. Menurut keterangan pengemudi ojek, Bapak Sudiro ditemukan di kawasan Jalan Parangtritis, wilayah Mantrijeron, Kota Yogyakarta, sebelum akhirnya dibawa ke Mapolresta untuk mendapatkan bantuan.
Kepada petugas, Bapak Sudiro menceritakan bahwa awalnya ia bersama keluarga berwisata ke Pantai Parangtritis menggunakan mobil pribadi. Namun, ia terpisah dari rombongan dan sempat tertidur di suatu tempat hingga tertinggal oleh keluarganya. Selama dua hari, ia berjalan kaki menuju arah Kota Yogyakarta dan beristirahat di pinggir jalan karena tidak membawa kartu identitas maupun telepon genggam.
Kondisi semakin sulit karena Bapak Sudiro tidak mengingat nomor telepon keluarga maupun nomor plat kendaraan yang membawanya, sehingga petugas kesulitan melakukan pelacakan langsung.
Mengingat Bapak Sudiro memiliki kerabat di wilayah Sukoharjo, Purworejo, Jawa Tengah, Ipda Aldrich mengambil langkah cepat dengan mengantarkannya ke Terminal Giwangan. Secara pribadi, Ipda Aldrich membantu membiayai tiket bus serta memberikan uang saku untuk perjalanan tersebut.
Ipda Aldrich mengatakan, "Kami memastikan beliau mendapatkan penanganan yang layak dan dapat melanjutkan perjalanan menuju rumah kerabatnya di Jawa Tengah. Fokus utama kami adalah memastikan beliau aman dan tidak terlantar lebih lama lagi di jalanan," ungkap Ipda Aldrich.
Melalui kejadian ini, Ipda Aldrich mengimbau kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membawa lansia saat berwisata, agar selalu meningkatkan pengawasan dan memberikan perhatian ekstra.
"Kami mengimbau warga agar selalu memberikan tanda pengenal atau catatan nomor telepon keluarga yang diletakkan di saku pakaian lansia atau anak-anak saat berada di tempat keramaian. Hal ini sangat membantu kami untuk mempercepat proses komunikasi apabila terjadi hal yang tidak diinginkan seperti terpisah dari rombongan," pungkasnya. (Humas Polresta Yogyakarta)
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
