polresjogja@gmail.com (0274) 543920

Polisi Kawal Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Keparakan Lor

9 Feb 2026    09:06

Bhabinkamtibmas Kelurahan Keparakan, Aiptu Pitaya, bersama Babinsa, Linmas, dan Jaga Warga melakukan pengawalan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Budi Santoso di RT 36 RW 08 Keparakan Lor, Minggu (8/2/2026). Pengawalan ini dilakukan untuk memastikan bantuan sosial dari Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, bersama unsur Forkopimda dan perangkat wilayah, sebagai bagian dari program peningkatan kualitas hunian warga kurang mampu di Kota Yogyakarta.

Rumah milik Budi Santoso sebelumnya diketahui berada dalam kondisi memprihatinkan, dengan atap berlubang yang kerap mengalami rembesan air saat hujan serta lantai rumah yang belum dikeramik. Untuk mempercepat proses perbaikan, bantuan diberikan melalui kolaborasi lintas sektoral dengan rincian: BAZNAS Kota Yogyakarta sebesar Rp20 juta, bantuan pribadi Wali Kota Yogyakarta sebesar Rp2,5 juta, serta dukungan dari Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan, dan PDAM, masing-masing sebesar Rp2,5 juta.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan bahwa pelibatan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam program bedah rumah merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang terus didorong oleh Pemerintah Kota Yogyakarta.
"Walaupun tidak besar, setidaknya bantuan ini dapat membantu sedikit demi sedikit agar hunian warga menjadi lebih sehat dan layak," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Program ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah warga, tetapi juga mendorong aksi bersih-bersih lingkungan, mulai dari jalan, trotoar, drainase, hingga ruang publik, demi mewujudkan Kota Yogyakarta yang semakin bersih dan sehat.

Sementara itu, Budi Santoso menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. "Harapan saya sederhana, supaya istri dan cucu bisa tinggal di rumah yang layak, tidak rembes lagi, dan bangunannya lebih tinggi. Selama ini saya terpaksa menumpang di rumah saudara,' ungkapnya.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Keparakan, Aiptu Pitaya, menegaskan bahwa kehadiran unsur TNI-Polri bersama perangkat wilayah merupakan bentuk dukungan moril sekaligus upaya menjaga ketertiban selama proses pembangunan berlangsung.
"Kami hadir untuk memastikan kegiatan kemanusiaan ini berjalan aman tanpa kendala. Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam program bedah rumah ini menjadi kunci agar warga segera mendapatkan hunian yang layak. Kami akan terus memantau prosesnya hingga selesai," ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kekeluargaan. Situasi selama kegiatan terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Humas Polsek Mergangsan)


Tribrata News Terkait

Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini