Sambut Idul Fitri, Polresta Yogyakarta Ajak Masyarakat Wujudkan Lalu Lintas Aman Melalui Operasi Keselamatan Progo 2026
2 Feb 2026 13:25
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Polresta Yogyakarta secara resmi menggelar Operasi Keselamatan Progo 2026 selama 14 hari. Operasi ini mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif guna meningkatkan budaya tertib berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di wilayah Kota Yogyakarta.Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung, mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama dengan memperhatikan beberapa hal berikut:
1. Larangan Balap Liar
Iptu Gandung menegaskan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak melakukan aksi balap liar di jalan umum. Selain melanggar hukum, balap liar sangat membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya serta mengganggu ketertiban masyarakat.
2. Kendaraan dalam Kondisi Layak Jalan
Sebelum berkendara, pastikan kendaraan berada dalam kondisi prima dan memenuhi standar keselamatan, antara lain:
- Lampu utama dan lampu sein berfungsi dengan baik.
- Sistem pengereman depan dan belakang berfungsi optimal.
- Kondisi ban masih laik pakai dan tidak gundul.
- Spion terpasang lengkap sesuai ketentuan.
3. Penggunaan Helm SNI Secara Benar
Pengendara sepeda motor diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI serta memastikan tali pengaman terpasang hingga terdengar bunyi "klik". Helm yang tidak terpasang dengan benar tidak memberikan perlindungan maksimal saat terjadi kecelakaan.
4. Kepatuhan terhadap Rambu dan Marka Jalan
Disiplin berlalu lintas mencakup kepatuhan terhadap seluruh rambu dan marka jalan, di antaranya:
- Berhenti di belakang garis zebra cross saat lampu merah.
- Tidak menerobos lampu lalu lintas dan tidak melawan arus.
- Mengemudi sesuai batas kecepatan yang telah ditentukan.
5. Kelengkapan Administrasi dan Fokus Berkendara
Pengendara diingatkan untuk selalu membawa SIM dan STNK yang sah. Selain itu, hindari penggunaan telepon seluler saat berkendara karena konsentrasi penuh merupakan faktor utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Iptu Gandung menambahkan bahwa menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, pengendara diimbau untuk tidak terburu-buru dan lebih mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.
"Mari kita dukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman bagi semua. Ketertiban berlalu lintas dimulai dari kesadaran diri sendiri," tutup Iptu Gandung. (Magang)
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
