Waspada Varian Baru Super Flu H3N2, Polresta Yogyakarta Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan
8 Jan 2026 11:17
Kasihumas Iptu Gandung Harjunadi, S.H., mengeluarkan imbauan terkait munculnya varian baru super flu Influenza A H3N2 Subclade K. Meskipun tingkat fatalitasnya dilaporkan tidak seberat Covid-19, varian ini memiliki daya tular yang sangat tinggi dengan gejala yang lebih berat dibandingkan flu musiman biasa.Langkah ini diambil sebagai bentuk koordinasi antara pihak kepolisian dengan Dinas Kesehatan guna memantau situasi di lapangan serta memberikan edukasi dini kepada warga Yogyakarta. Karakteristik varian ini yang cepat menyebar di pusat keramaian seperti pasar, terminal, dan pusat perbelanjaan menjadi perhatian utama petugas.
Iptu Gandung meminta masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan melalui disiplin protokol kesehatan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk kembali membiasakan penggunaan masker di tempat ramai dan rajin mencuci tangan. Super flu ini memiliki masa pemulihan yang lebih panjang, yakni 10 hingga 14 hari, dengan gejala demam mendadak serta nyeri otot yang cukup hebat," ujar Iptu Gandung.
Beberapa poin utama terkait karakteristik dan langkah pencegahan yang disampaikan antara lain:
1. Gejala Khas: Demam durasi lama, lemas ekstrem, sakit kepala berat, serta batuk yang bisa bertahan hingga dua minggu.
2. Kelompok Rentan: Lansia dan penderita penyakit penyerta (komorbid) wajib lebih waspada karena risiko komplikasi yang lebih serius.
3. Langkah Preventif: Memakai masker, menjaga jarak, meningkatkan daya tahan tubuh, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika bergejala.
Terkait pelaksanaan acara besar, Polresta Yogyakarta meminta penyelenggara kegiatan menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai serta memastikan sirkulasi udara ruangan dalam kondisi baik.
Berdasarkan data surveilans Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta periode 28 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, tercatat ada 53 kasus Influenza A, namun dipastikan bukan merupakan jenis Subclade K. Hingga saat ini, belum ditemukan lonjakan kasus signifikan di wilayah Kota Yogyakarta.
Polresta Yogyakarta berkomitmen akan terus memantau perkembangan situasi dan mengerahkan personel untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan di titik-titik keramaian. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut disarankan untuk menghubungi Puskesmas atau layanan kesehatan terdekat. (Humas Polresta Yogyakarta)
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
