Kampung Ramadan Jogokaryan ke-22 Resmi Dibuka, 413 Lapak dan 3.800 Porsi Buka Puasa Gratis Disiapkan
19 Feb 2026 14:46
jogja.polri.go.id -Humas, Suasana menyambut bulan suci kembali semarak di jantung Kota Yogyakarta. Kampung Ramadan Jogokaryan (KRJ) ke-22 resmi dibuka pada Rabu sore, 18 Februari 2026, di kawasan Masjid Jogokaryan, Mantrijeron.Pembukaan kegiatan tahunan yang telah menjadi ikon wisata religi nasional ini dihadiri Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., M.H., didampingi Kapolsek Mantrijeron AKP Mujiyanto, S.Sos.
Hadir pula Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Pemerintahan dan Hukum Bapak Sukamto, S.H., M.H., Asisten Sekda Kota Yogyakarta Bapak Yunianto, serta jajaran Forkopimtren Mantrijeron.
Dalam laporannya, Ketua Takmir Masjid Jogokaryan Muhammad Rizki Rahim, menyampaikan bahwa KRJ tahun ini diramaikan oleh 413 lapak pedagang. Sebanyak 248 lapak dikelola langsung oleh warga lokal Jogokaryan, sementara sisanya merupakan mitra dari luar wilayah.
"Kami memastikan seluruh produk UMKM yang terdaftar telah melalui proses kurasi sekretariat untuk memastikan kehalalannya sesuai anjuran MUI," jelasnya.
Ia juga menitipkan pesan menyentuh agar para pedagang tetap mengutamakan kewajiban shalat di tengah kesibukan melayani pembeli.
Komitmen terhadap lingkungan menjadi salah satu hal yang menonjol dalam penyelenggaraan KRJ ke-22 ini. Setiap hari, panitia menyiapkan 3.800 porsi buka puasa gratis yang disajikan menggunakan piring kaca, bukan wadah plastik atau kertas sekali pakai.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Yogyakarta sebagai terobosan nyata dalam membantu penanganan sampah di Kota Pelajar.
Setelah prosesi simbolis di Gapura KRJ, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., M.H. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tahunan tersebut.
"Kami sangat mengapresiasi panitia Masjid Jogokaryan yang mampu mengemas kegiatan religi dengan pemberdayaan ekonomi UMKM yang sangat rapi. Dari sisi keamanan, kami memastikan personel Polri akan hadir untuk menjamin kenyamanan pengunjung, mengingat kepadatan arus lalu lintas di kawasan ini setiap sorenya," ujar Kapolresta.
Beliau juga mengungkapkan bahwa dirinya terkesan dengan system pembagian takjil yang menggunakan piring.
"Ini adalah contoh teladan bagaimana manajemen masjid bisa peduli pada lingkungan. Kami menghimbau masyarakat dan pengunjung untuk tetap tertib, menjaga keamanan barang bawaan, serta bersama-sama menjaga kebersihan selama berburu kuliner di KRJ," ungkapnya.
Kampung Ramadan Jogokaryan akan beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 WIB hingga menjelang Maghrib. Kehadirannya diharapkan tidak hanya menungkatkan keimanan jamaah, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang berkah dan bermatrabat di Kota Yogyakarta.
Tribrata News Terkait
Jangan lupa baca juga berita-berita online terkait di bawah ini
